30 C
Jakarta

BTM Pekalongan Adu Skill Mini Soccer

Baca Juga:

PEKALONGAN, MENARA62.COM – Karyawan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Pekalongan membuktikan bahwa mereka tak hanya piawai dalam urusan keuangan, tetapi juga tangguh di lapangan hijau. Hal ini terlihat dalam laga persahabatan mini soccer yang digelar Sabtu (11/4/2026) di Titik Temu Sport, Karangdowo, Kedungwuni, Pekalongan.

Pertandingan tersebut mempertemukan tim BTM Pekalongan dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan dan Melati Muda FC dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dan organisasi.

Kasie Rumah Tangga dan Umum KSPPS BTM Pekalongan, Bambang Hermanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karyawan sekaligus upaya menjaga kebugaran setelah rutinitas kerja selama sepekan.

“Selain pembinaan, ini juga untuk menjaga kesehatan dan mempererat hubungan antar lembaga,” ujarnya.

Dalam pertandingan tersebut, tim BTM Pekalongan berhasil meraih kemenangan 7-4 saat menghadapi Dinas Perhubungan. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Melati Muda FC dengan skor 2-4.

“Saat melawan Dishub kami menang, tapi Melati Muda memang top markotop. Terima kasih atas silaturahimnya,” kata Bambang yang juga turut mencetak gol.

Kapten tim Melati Muda FC, Abdul Haris Hamam, mengapresiasi permainan tim BTM Pekalongan yang dinilai solid dan disiplin di setiap lini. Ia bahkan menyebut tim BTM mampu mengimbangi permainan juara Liga PDPM Pantura.

Hamam menambahkan, keberhasilan dalam sepak bola juga mencerminkan pentingnya kaderisasi dalam organisasi Muhammadiyah. Menurutnya, kader tidak bisa berkembang tanpa pembinaan yang serius dan berkelanjutan.

“Kepemimpinan Muhammadiyah tidak boleh menunggu, tapi harus aktif membina kader,” tegasnya.

Ia juga mendukung kegiatan olahraga seperti mini soccer sebagai media membangun kebersamaan dan membuka ruang pengembangan kader di berbagai lini, baik di organisasi otonom, amal usaha, maupun majelis.

“Kader yang dibina hari ini adalah penjaga Muhammadiyah di masa depan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BTM Pekalongan tidak hanya memperkuat kebugaran fisik karyawan, tetapi juga meneguhkan nilai kebersamaan, sinergi, dan semangat kaderisasi dalam gerakan Muhammadiyah. (Nanang)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!