Cirebon, 6 Maret 2026 – Pesantren Qur’an Anamfal akan menggelar Anamfal International Quran Competition (MHQ) 2026, sebuah ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) bertaraf internasional yang dilaksanakan secara daring pada Ramadan 1447 H atau Maret 2026. Kompetisi ini akan berlangsung dalam beberapa tahapan seleksi hingga grand final pada 15 Maret 2026.
Kompetisi ini terbuka bagi peserta tingkat Sekolah Dasar (SD/MI) kelas 5–6 dan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) kelas 8–9, baik dari dalam maupun luar negeri.
Lebih dari 100 peserta dari tujuh negara telah mengikuti kompetisi ini. Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Asia, Afrika, dan Amerika, sehingga menjadikan MHQ 2026 sebagai ajang kompetisi Al-Qur’an yang melibatkan generasi muda lintas negara.
Dengan total hadiah mencapai lebih dari Rp100 juta, MHQ 2026 menyediakan berbagai bentuk apresiasi, antara lain laptop, smartphone, uang pembinaan, merchandise, bantuan pendidikan, serta sertifikat internasional bagi peserta dan pembimbing.
Ketua Panitia Anamfal International Quran Competition (MHQ) 2026, Laila, S.Ag, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di kalangan generasi muda.
“Kami berharap MHQ 2026 menjadi wadah lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mencintai serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Berbeda dari kompetisi serupa, MHQ 2026 dilaksanakan sepenuhnya secara online melalui dua tahap seleksi. Tahap pertama dilakukan melalui pengiriman video tilawah atau hafalan yang dikirimkan peserta melalui media sosial pada 1 hingga 3 Maret 2026. Setelah proses penilaian, panitia akan mengumumkan peserta yang lolos ke tahap kedua pada 7 Maret 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos kemudian akan mengikuti technical meeting secara daring melalui Zoom pada 9 Maret 2026 untuk mendapatkan penjelasan teknis mengenai pelaksanaan seleksi berikutnya. Tahap kedua seleksi akan berlangsung pada 11 hingga 12 Maret 2026 melalui Zoom Meeting dengan sistem penilaian langsung oleh dewan juri.
Seluruh rangkaian kompetisi tersebut akan berujung pada babak grand final yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026 sekaligus menjadi momen pengumuman para pemenang dari berbagai kategori yang diperlombakan.
Pengasuh Pesantren Qur’an Anamfal Cirebon, Faisal Hilmi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan MHQ internasional ini merupakan bagian dari upaya memperluas syiar Al-Qur’an dan mendorong generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Melalui kegiatan ini kami berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk belajar dan mengajarkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Kompetisi MHQ yang digelar tahun ini juga merupakan peningkatan dari kegiatan sebelumnya. Pada 2022 atau 2023, Pesantren Qur’an Anamfal pernah menyelenggarakan lomba MHQ tingkat Jawa Barat yang kemudian berkembang hingga menjangkau peserta dari berbagai negara.
Melalui kompetisi ini, Pesantren Qur’an Anamfal berharap dapat memperluas jejaring pembelajaran Al-Qur’an lintas negara sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang semakin dekat dengan Al-Qur’an.


