PEMALANG, MENARA62.COM
Proses asesmen lapangan perubahan bentuk kampus dari Institut Agama Islam Pemalang (INSIP) menjadi Universitas resmi dimulai, dengan menghadirkan tim asesor yang terdiri dari Prof. Dr. Suyitno, M.Ag., Dr. Asro’i, M.Pd., Andi Subiyanto, S.H., dan Suci Indah Novitasari, S.H. Kegiatan asesmen dilaksanakan kampus INSIP Pemalang. Kamis(9/4/2026).
Turut hadir Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di wakili Kepala Bappeda Dr.Drs Moh.Sidik M.SI, Anggota DPRD Pemalang, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua PCNU,Ketua PDM, Ketua Baznas Ketua MUI, Tokoh serta Dosen dan Karyawan INSIP.
Rektor INSIP Dr.Hj Amiroh,M.Ag menyampaikan bahwa perjalanan kampus tersebut menuju universitas bukanlah proses yang singkat. Awalnya, lembaga pendidikan ini berdiri sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT), kemudian berkembang menjadi Institut Agama Islam Pemalang (INSIP), hingga kini bersiap menuju Universitas Islam Pemalang.
Menurutnya, setiap tahap perkembangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, komitmen, dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari yayasan, dosen, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat.
Perjalanan ini dimulai dari STIT, kemudian berkembang menjadi INSIP, dan sekarang kami sedang berikhtiar untuk menjadi universitas. Ini bukan hanya perubahan nama, tetapi perubahan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas program studi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ujarnya.
Amiroh berharap perubahan bentuk menjadi universitas nantinya dapat menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang dan menjadi kebanggaan masyarakat Pemalang.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Wakili Kepala Bappeda Dr.Drs Moh.Sidik menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap proses perubahan bentuk INSIP menjadi universitas. Menurutnya, kehadiran universitas pertama di Kabupaten Pemalang akan menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.
Pemerintah Kabupaten Pemalang tentu sangat mendukung proses asesmen lapangan ini. Kami berharap INSIP dapat segera bertransformasi menjadi universitas pertama di Pemalang, sehingga mampu membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, ujarnya.
Ia menambahkan Keberadaan universitas di Pemalang nantinya tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan pembangunan daerah secara keseluruhan.
Ketua Yayasan INSIP Pemalang, Heriyanto, S.Sos., menyampaikan optimismenya proses perubahan bentuk kampus tersebut. Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal, baik dari sisi administrasi, sarana prasarana, hingga kesiapan sumber daya manusia.
Alhamdulillah, asesmen lapangan sudah dimulai. Kami optimis INSIP dapat bertransformasi menjadi Universitas Islam Pemalang. Ini tentu menjadi kebanggaan besar karena akan menjadi universitas pertama di Kabupaten Pemalang, ujarnya.
Heriyanto menjelaskan, perubahan status menjadi universitas diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya. Selain itu, perubahan ini juga diharapkan dapat menghadirkan program studi yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Menurutnya, kehadiran universitas pertama di Pemalang akan menjadi tonggak penting dalam perkembangan dunia pendidikan di daerah. Tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga membuka peluang baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah.
Pihak yayasan dan civitas akademika INSIP berharap seluruh rangkaian asesmen berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan pendidikan tinggi di Kabupaten Pemalang.
