SOLO, MENARA62.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, memaparkan dua kunci utama meraih kebahagiaan dunia dan akhirat dalam pengajian Halal Bihalal di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Joyosuran, Sabtu (4/4/2026).
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya iman yang kuat serta kebermanfaatan bagi sesama sebagai fondasi utama kehidupan. Menurutnya, kebahagiaan sejati dapat diraih dengan menjaga silaturahmi, mudah memaafkan, serta gemar bersedekah dalam kondisi lapang maupun sempit.
“Merajut maaf akan menguatkan silaturahmi dan melahirkan pribadi beriman serta bertakwa,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghayati doa yang dibaca setiap hari, seperti dalam salat dan doa sapu jagat, agar tidak sekadar dilafalkan, tetapi benar-benar tertanam dalam hati melalui keimanan.
Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, Dwi Jatmiko mengajak umat Islam untuk mencintai Al-Qur’an dengan cara membaca, memahami, dan mengamalkannya. Menurutnya, Al-Qur’an akan menjadi penolong di hari kiamat bagi para pembacanya.
Selain itu, ia mencontohkan kisah para syuhada penghafal Al-Qur’an sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengkaji Al-Qur’an, minimal melalui terjemahannya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi penerus yang kuat, baik dari sisi akidah, ibadah, ilmu, maupun ekonomi. Hal tersebut sejalan dengan pesan dalam Al-Qur’an agar tidak meninggalkan keturunan yang lemah.
“Sebagai orang tua, kita harus memastikan anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berdaya,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Ciri orang bertakwa, lanjutnya, adalah dermawan, mampu menahan amarah, tidak pendendam, serta gemar berbagi.
Pengajian ini dihadiri para guru dan wali murid, di antaranya Siti Uminarni, Robingah, Wiwin Wulandari, Rusmiyati Yumna, serta sejumlah pendidik lainnya. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca-Ramadan. (*)

