BANDUNG, MENARA62.COM — Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mengadakan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama (MOU) dengan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati Bandar Lampung pada Selasa (20/01/2026).
Dalam acara pertemuan yang berlangsung di Ruang Diskusi Lantai 8 Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, ini juga diadakan kegiatan Practices Enhancement of High Performance Liquid Chromatography (HPLC).
Kegiatan ini ditujukan untuk para mahasiswa Program Studi Diploma III Analisis Farmasi dan Makanan (Anafarma) Universitas Malahayati Bandar Lampung.
Hadir dalam acara ini Dekan Fakultas Farmasi UM Bandung Dwintha Lestari, Ketua Program Studi Diploma III Anafarma Universitas Malahayati Agustina Retnaningsih, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dekan Fakultas Farmasi UM Bandung Dwintha Lestari mengucapkan selamat datang kepada para rombongan dari Universitas Malahayati. Dia mengapresiasi kegiatan dua lembaga ini karena merupakan agenda strategis dalam kerja sama pendidikan ke depan.
“Kami mengucapkan selamat datang di Universitas Muhammadiyah Bandung untuk bisa belajar HPLC di sini,” ucap Dwintha saat memberikan sambutan.
Dia juga berharap agar para mahasiswa Universitas Malahayati Bandar Lampung dapat belajar HPLC di Universitas Muhammadiyah Bandung dengan nyaman.
“Mudah-mudahan kami yang ada di Universitas Muhammadiyah Bandung ini bisa membantu para mahasiswa semua dalam belajar ataupun praktik seputar HPLC,” imbuh Dwintha.
Sementara itu, Ketua Program Studi Diploma III Anafarma Agustina Retnaningsih sangat bersyukur atas penerimaan UM Bandung terhadap para mahasiswanya. Dia juga mengapresiasi kegiatan kedua lembaga ini.
“Terima kasih kepada Bu Dekan Farmasi Universitas Muhammadiyah Bandung dan yang lainnya atas penerimaan kunjungan kampus kami ke sini dengan baik,” imbuh Agustina.
Dirinya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatkan kemampuan HPLC bagi para mahasiswanya. “Mudah-mudahan para mahasiswa kami bisa belajar dengan baik dan dapat meningkatkan kemampuannya seputar HPLC ini,” terang Agustina.
Fakultas Farmasi UM Bandung merupakan fakultas terbaru yang ada di lingkungan kampus yang berdiri pada 2016 ini. Fakultas ini menaungi Program Studi Farmasi dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA).
Khusus untuk PSPPA, hingga Januari 2026 ini, sudah menerima puluhan calon mahasiswa. Mereka mayoritas dari berbagai daerah di luar Jawa Barat. Di antaranya ada yang dari Riau, Batam, Pekanbaru, Bandar Lampung, Kendari, Palembang, dan berbagai daerah lainnya. (*)
