MAKASSAR, MENARA62.COM – Tangis haru pecah di atas panggung saat nama Fatihah Naimada Syarofana diumumkan sebagai peraih medali emas kategori News Reading in English tingkat SMP dalam ajang OlympicAD Nasional VIII, Sabtu (14/2/2026).
Siswi SMP Muhammadiyah PK Surakarta itu tak kuasa menahan air mata ketika berdiri di panggung kehormatan. Putri dari Ayu Wulandari dan Mega Andri Utama tersebut berkali-kali menyeka air mata haru. Bagi Fatihah, capaian ini bukan sekadar gelar juara, melainkan momen tak terduga yang menjadi kado indah atas kerja kerasnya.
“Saya sangat amat bahagia. This is a very unexplainable feeling. Saya tidak pernah menyangka akan mendapatkan ini. Saya sudah pasrah dan bertawakal, ternyata Allah memberikan yang terbaik. Alhamdulillahirabbilalamin,” ucapnya dengan suara bergetar.
Prestasi ini terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertama Fatihah mengikuti OlympicAD sekaligus lomba news reading. Sejak Desember 2025, ia mulai mempersiapkan diri secara intensif. Ia belajar pelafalan bahasa Inggris melalui video YouTube, mencari guru les tambahan, serta melatih kemampuan membaca teks menggunakan teleprompter.
“Saya belajar pronunciation yang baik dan cara membaca teleprompter dengan benar,” tuturnya.
Kepala SMP Muhammadiyah PK Surakarta, Muhdiyatmoko, mengungkapkan bahwa Fatihah berlatih setiap hari bersama guru Bahasa Inggris sekolah. Selain itu, ia juga memanfaatkan media sosial untuk mempelajari berbagai model news reading dari sekolah lain.
“Alhamdulillah, Mbak Fatihah meraih medali emas di bidang news reading. Ia berlatih setiap hari bersama guru Bahasa Inggris dan memanfaatkan media sosial untuk memperkaya referensi,” jelasnya.
Menurut Muhdiyatmoko, persiapan efektif dilakukan selama satu bulan terakhir menjelang kompetisi. Dalam ajang tersebut, pihak sekolah mengirimkan 12 peserta dengan target ambisius meraih 12 medali emas.
“Target kami tentu ingin hasil terbaik. Namun yang utama adalah membangun mental juara pada anak-anak,” tegasnya.
OlympicAD Nasional VIII diikuti lebih dari 8.000 pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. Sebanyak 73 kategori lomba dipertandingkan, dengan masing-masing cabang menetapkan 15 pemenang terdiri atas lima peraih emas, lima peraih perak, dan lima peraih perunggu.
Keberhasilan Fatihah di ajang nasional ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan membangun kepercayaan diri dalam meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (*)
