30 C
Jakarta

FGM Boyolali Siapkan Halal Bi Halal Guru Muhammadiyah

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COMForum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali menggelar rapat koordinasi persiapan Halal Bi Halal Guru Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti guru jenjang SD/MI Muhammadiyah, SMP/MTs Muhammadiyah, hingga SMA/SMK Muhammadiyah.

Rapat berlangsung di SMK Muhammadiyah 3 Nogosari dan dihadiri jajaran pengurus FGM serta perwakilan kepala sekolah Muhammadiyah se-Boyolali. Agenda ini menjadi langkah awal mematangkan konsep kegiatan yang dirancang sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi gerakan pendidikan Muhammadiyah.

Kegiatan diawali dengan kultum oleh Agus Sutrisno yang mengangkat tema tipologi manusia dalam kehidupan dan perjuangan. Ia membagi tiga tipe manusia, yakni tipe abai yang cenderung lalai dan tidak peduli, tipe muqtasith (tengahan) yang berjalan tanpa lompatan prestasi, serta tipe fastabiqul khairat yang berlomba-lomba dalam kebaikan.

Pesan tersebut, menurutnya, menjadi penguat semangat guru Muhammadiyah agar tidak sekadar menjalankan tugas, melainkan tampil sebagai pelopor kebaikan dan kemajuan pendidikan.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Nogosari, Rina, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai lokasi rapat koordinasi. Ia berharap sinergi antarguru Muhammadiyah semakin solid dan berdampak nyata bagi kemajuan amal usaha pendidikan.

Rapat dipimpin Sekretaris FGM Kabupaten Boyolali, Dwitya, yang juga menjabat Kepala SMA Muhammadiyah 1 Simo, didampingi Ivan Sifyani selaku Kepala SMP Muhammadiyah PK Andong. Pembahasan difokuskan pada teknis pelaksanaan, pembentukan panitia, konsep acara, serta penguatan nilai silaturahmi dan konsolidasi gerakan pendidikan.

FGM Boyolali merencanakan Halal Bi Halal digelar pada 30 Maret 2026 di Semar Resto Boyolali dengan menghadirkan narasumber Ustaz Risky Jafar dari Jawa Timur. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah, memperkuat kolaborasi, sekaligus menyegarkan kembali semangat dakwah dan profesionalisme guru Muhammadiyah.

Ketua FGM Kabupaten Boyolali, Pujiono, menegaskan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar agenda seremonial. “Ini adalah ruang konsolidasi ide dan energi untuk menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan di Kabupaten Boyolali,” ujarnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!