SOLO, MENARA62.COM – Kegiatan Silaturahim dan Halal Bihalal Pengawas Sekolah se-Solo Raya Tahun 1447 H/2026 M berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Surakarta, Selasa (31/3/2026). Mengusung tema “Sucikan hati eratkan ukhuwah untuk meraih keberkahan”, kegiatan ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi demi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Solo Raya.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, S.STP., M.A.P., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Solo sebagai tuan rumah kegiatan pendidikan tingkat wilayah, khususnya di kawasan Colomadu.
Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa sinergitas antar pengawas sekolah di wilayah Subosukawonosraten menjadi faktor kunci dalam mendorong kemajuan pendidikan di Jawa Tengah. Menurutnya, Solo Raya bukan hanya satu kesatuan geografis dan budaya, tetapi juga ekosistem pendidikan yang harus dijaga melalui kolaborasi yang kuat.
“Sinergi antarwilayah harus terus diperkuat. Ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dinas Pendidikan Kota Surakarta mendorong pembentukan komunitas lintas wilayah sebagai forum komunikasi dan diskusi. Forum ini diharapkan menjadi wadah bagi para pengawas untuk bertukar informasi, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan solusi bersama terkait dinamika pendidikan di masing-masing daerah.
Selain itu, Dwi Ariyatno juga menyinggung kesiapan menghadapi kebijakan pendidikan tahun 2025, termasuk rencana penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat Sekolah Dasar. Ia menekankan pentingnya langkah realistis, baik melalui penambahan tenaga pendidik maupun peningkatan kompetensi guru yang sudah ada.
Tantangan lain yang menjadi sorotan adalah perkembangan teknologi, khususnya penerapan coding dan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Ia mengingatkan bahwa para pengawas harus adaptif terhadap perubahan ini agar kebijakan dari pemerintah pusat dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan dampak positif bagi daya saing siswa.
Di sisi lain, aspek regenerasi kepemimpinan juga menjadi perhatian. Pada tahun 2025, akan dilaksanakan seleksi calon kepala sekolah untuk jenjang SD dan SMP di Kota Surakarta guna mengisi kekosongan jabatan. Proses ini diharapkan berjalan seiring dengan regenerasi pengawas sekolah agar fungsi supervisi mutu pendidikan tetap optimal.
Dalam konteks perannya, pengawas sekolah ditegaskan bukan sekadar pemeriksa administratif, melainkan ujung tombak dalam menjaga kualitas pendidikan. Pengawas diharapkan mampu menjadi pendamping bagi kepala sekolah dan guru dalam memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi dan adaptasi terhadap transformasi digital kembali ditekankan. Para pengawas diharapkan dapat saling berbagi praktik baik serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Menutup sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri serta harapan agar momentum halal bihalal ini semakin mempererat ukhuwah dan membangkitkan semangat baru dalam memajukan pendidikan.
“Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan untuk melangkah bersama, memohon ridha Allah SWT demi masa depan pendidikan anak bangsa yang lebih baik,” pungkasnya. (*)


