Hari ini, Sabtu (17/1/2026), sejarah Indonesia akan mencatat peristiwa yang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan negeri ini. Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru di Indonesia dalam acara yang berlangsung di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat. Acara ini menjadi momentum penting setelah satu tahun perjalanan partai sejak peluncurannya pada 17 Januari 2025.
Deklarasi ini dihadiri oleh puluhan ribu pengurus dan kader dari seluruh Indonesia, termasuk perwakilan dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota. Turut hadir pula tamu undangan dari berbagai kalangan luas, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, hingga elemen organisasi masyarakat lainnya.
Tema dan Visi Partai
Dalam deklarasinya, Partai Gema Bangsa menegaskan tiga visi besar yang menjadi pedoman perjuangan politiknya:
- Indonesia Mandiri – menekankan kemandirian bangsa dalam aspek politik, ekonomi, dan pembangunan nasional.
- Desentralisasi Politik – memperkuat demokrasi inklusif dan memberi ruang kepada aspirasi daerah dalam pengambilan keputusan politik.
- Indonesia Reborn – mendorong pembaruan sistem politik dan pemerintahan untuk mewujudkan tata kelola yang lebih bermoral dan berkeadilan.
Visi ini diangkat sebagai bagian dari Gerakan Mandiri Bangsa, sebuah semangat perubahan yang ingin diperjuangkan partai dalam dinamika politik nasional.
Undangan dan Komitmen Politik
Panitia deklarasi menyatakan telah mengundang seluruh partai politik di Indonesia — baik yang berada di parlemen maupun nonparlemen — sebagai wujud keterbukaan dan ajakan untuk memperkuat ruang dialog politik nasional.
Walaupun Presiden Prabowo Subianto diundang untuk hadir, partai mengonfirmasi bahwa beliau tidak bisa hadir. Namun hal ini tidak mengurangi komitmen Partai Gema Bangsa untuk berkontribusi dalam proses demokrasi Indonesia secara lebih aktif.
Persiapan Menuju Pemilu 2029
Selain deklarasi, Partai Gema Bangsa menegaskan kesiapan untuk berkontestasi dalam Pemilu 2029 dan memperluas struktur partai hingga ke tingkat akar rumput. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa partai ini akan menyampaikan sikap dukungan politiknya terhadap figur calon presiden di masa depan berdasarkan kesesuaian visi dan program mereka.
Deklarasi Partai Gema Bangsa di Plenary Hall, JCC hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menandakan kesiapan partai ini untuk tampil sebagai aktor baru yang berupaya mengusung semangat kemandirian, desentralisasi, dan pembaruan dalam kehidupan politik Indonesia.
