SOLO, MENARA62.COM – Pemerintah Kota Surakarta menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-281 Kota Solo di Stadion Sriwedari, Selasa (17/2/2026). Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani.
Dalam amanatnya, Astrid menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surakarta untuk menjadikan Solo sebagai kota modern yang tetap berlandaskan nilai tradisi dan budaya.
“Kota Solo harus tetap menjadi kota yang modern, memiliki daya saing, serta masyarakat yang kreatif dan inovatif, yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Astrid usai upacara.
Ia menekankan, kemajuan kota tidak boleh membuat masyarakat melupakan akar sejarah dan budaya yang menjadi fondasi berdirinya Kota Surakarta. Menurutnya, nilai-nilai luhur, tata krama (toto kromo), dan budi pekerti harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda.
“Kota Solo tidak boleh melupakan sejarahnya. Kita adalah kota yang dilandasi budaya luhur. Toto kromo dan budi pekerti harus tetap hidup di tengah masyarakat, khususnya untuk anak-anak kita,” tegasnya.
Adaptasi Digital dan Globalisasi
Menjawab pertanyaan terkait tantangan ke depan, Astrid menyebut dinamika yang dihadapi Solo tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Tantangan tersebut antara lain digitalisasi, globalisasi, serta berbagai perubahan eksternal yang bergerak cepat.
Menurutnya, kunci menghadapi tantangan tersebut adalah kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan identitas budaya.
“Bagaimana kita bisa menyesuaikan diri dengan baik terhadap perkembangan zaman, mulai dari digitalisasi, globalisasi, dan berbagai perubahan lainnya. Namun kami yakin, dengan nilai-nilai tradisi yang ada di Kota Surakarta, selama masyarakat memegang teguh adat dan budaya Jawa, insyaallah tidak ada masalah,” ungkapnya.
Ia optimistis, dengan perpaduan antara modernitas dan kearifan lokal, Kota Solo akan terus bersinar dan “kuncoro” di tingkat nasional maupun global.
Peringatan HUT ke-281 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama untuk membangun Solo sebagai kota berbudaya yang adaptif dan berdaya saing. (*)

