BOYOLALI, MENARA62.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum (PonpesMU) Canden-Sambi-Boyolali kembali menggelar Kajian Ramadhan Series #3 pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di RM Ayam San Sambi ini mengangkat tema “Meraih Keberkahan Ramadhan dengan Amal Shalih, Menjemput Lailatul Qadr.”
Kajian yang digelar pukul 16.30–17.30 WIB tersebut menghadirkan Ustaz Ahmad Yasin, S.Th.I., M.Pi., sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya penguatan akidah Islamiyah dengan meneladani kisah Bilal bin Rabah yang mempertahankan ketauhidan dengan seruan “Ahad”.
Menurutnya, istilah “Ahad” sebagai penanda hari pertama dalam Islam perlu kembali difamiliarisasi di tengah masyarakat. “Mari kita bangkit dan sosialisasikan kembali penggunaan kata ‘Ahad’,” ujarnya.
Selain penguatan akidah, Ahmad Yasin mengajak jamaah mengoptimalkan amal saleh selama Ramadhan sebagai jalan meraih keberkahan dan kemuliaan Lailatul Qadr. Ia mengingatkan agar momentum Ramadhan tidak disia-siakan dengan memperbanyak ibadah, meningkatkan kualitas salat dan tilawah, memperluas sedekah, serta memperkuat kepedulian sosial.
Kegiatan ini diikuti seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di lingkungan PonpesMU, meliputi TK Aisyiyah PK Sambi, SD Muhammadiyah PK Sambi, SMP Muhammadiyah 14 PonpesMU, dan SMA Muhammadiyah PK Boyolali. Hadir pula para kepala sekolah, guru, karyawan, serta donatur yang selama ini mendukung pengembangan lembaga.
Ketua PCM Sambi, Drs. H. Sudiman, dalam sambutannya mengapresiasi sinergi dan kekompakan AUM di bawah naungan PCM Sambi. Ia berharap kajian Ramadhan menjadi penguat ruhiyah sekaligus mempererat ukhuwah antarpengelola dan pendidik.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Sambi, Drs. Muhammad Rosyidi, menegaskan pentingnya kolaborasi dan peningkatan mutu pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman. Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum strategis membangun budaya kerja yang ikhlas, disiplin, dan berorientasi pada keberkahan, termasuk penguatan manajemen satu atap dari jenjang TK hingga SMA.
Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum, Pujiono, menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan dukungan para donatur. Ia menegaskan bahwa kajian rutin Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya membangun tradisi ilmiah dan spiritual di lingkungan pesantren.
Melalui Kajian Ramadhan Series #3 ini, civitas akademika PonpesMU diharapkan semakin termotivasi meningkatkan kualitas ibadah serta menjadikan Ramadhan sebagai titik tolak perubahan menuju pribadi dan lembaga yang lebih berkah serta berkemajuan. (*)
