27.4 C
Jakarta

KawanMu Dampingi Anak Penyintas Tapanuli Selatan

Baca Juga:

TAPANULI SELATAN, MENARA62.COM – Tim KawanMu (Korps Relawan Sosial Muhammadiyah) sejak diberangkatkan 12 Januari 2026 tiba di Tapanuli Selatan 13 Januari 2026 langsung melakukan pendampingan dalam kegiatan TPM (Taman Padi Melati) di Desa Batu Hula Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jumlah anak yang diajari Ngaji 12 anak. kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak penyintas, sebagai upaya pemulihan psikososial dan penguatan mental pascakejadian yang mereka alami.

 

“ Sejak begitu masuk di Tapanuli Selatan kemarin Selasa 13 Januari 2026, kami bersama 10 Relawan KawanMU melakukan Kegiatan TPM (Taman Padi Melati) di Desa Batu Hula yang ditempatkan di Masjid Taqwa Muhammadiyah, kegiatan ini dirancang sebagai ruang aman dan ramah anak, di mana anak-anak dapat kembali bermain, belajar, dan mengekspresikan perasaan mereka melalui berbagai aktivitas edukatif dan kreatif. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam proses pemulihan agar anak-anak penyintas tidak merasa sendiri dan tetap mendapatkan perhatian serta dukungan yang memadai,” ujar Fitria Emazola Tim Asistensi KawanMU MPKS PPM yang juga Wakil Ketua Nasional KawanMU.

 

Tim Asistensi sebanyak 2 orang Fitria Emazola dan Fathur Rachman serta 10 orang Relawan Psikososial dengan Ketua Regu Dio Saputra, Fernando Torres keduanya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan Anggota Hanania Rahima Putrina K dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Firdaus Ali Husein dari Universitas Padjadjara, Marlinda, Afandra Rijalul Fikro, M Haidar Umar dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Robiahtul adwiyah hasibuan dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

 

“ Insya Allah kami akan hadir di Tapanuli Selatan ini sampai 30 hari kedepan, Tim KawanMu hadir secara aktif mendampingi setiap rangkaian kegiatan, mulai dari permainan edukatif, aktivitas seni, hingga sesi interaksi yang mendorong anak-anak untuk kembali membangun rasa percaya diri dan keceriaan. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan berpusat pada kebutuhan anak, sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan penuh semangat, “ Tambah Dio Saputra yang barusan turun dari kendaraan menempuh perjalanan hampir 12 jam dari Bandara Kualanamu Medan ke Tapanuli Selatan.

 

Melalui pendampingan TPM (Taman Padi Melati), KawanMu menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya anak-anak penyintas, dalam proses pemulihan yang berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membantu anak-anak kembali tumbuh dan berkembang secara sehat, baik secara fisik maupun mental. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!