30.5 C
Jakarta

KawanMu Pulihkan Psikososial Penyintas Banjir Batu Hula

Baca Juga:

TAPANULI SELATAN, MENARA62.COM — Relawan Psikososial MPKS PP Muhammadiyah yang bergabung dalam lembaga baru KawanMU (Korps Relawan Sosial Muhammadiyah) terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat penyintas banjir di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pendampingan difokuskan pada pemulihan kondisi psikologis, penguatan hubungan sosial, serta pengembalian rutinitas harian masyarakat pascakejadian.

Pendekatan awal dilakukan melalui interaksi hangat bersama para ibu penyintas. Relawan menginisiasi obrolan santai dan dialog ringan sebagai sarana membangun rasa aman dan kepercayaan. Melalui metode ini, para ibu diberikan ruang untuk mengekspresikan perasaan, berbagi pengalaman, serta mengurangi beban emosional yang mereka rasakan.

Sementara itu, pendampingan kepada anak-anak dilakukan melalui pendekatan tematik berbasis aktivitas bermain. Anak-anak diajak mengikuti permainan edukatif dan kegiatan mengaji sebagai upaya menyalurkan emosi secara positif, mengembalikan keceriaan, serta memperkuat ketenangan batin dan spiritual mereka.

Dalam rangka menjaga kebugaran fisik dan semangat kebersamaan, relawan menginisiasi kegiatan senam rutin yang melibatkan berbagai kelompok usia. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena mampu menciptakan suasana yang lebih segar, ceria, dan penuh keakraban di lingkungan posko.

Relawan bersama masyarakat juga melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan posko, khususnya area kamar mandi dan masjid. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini menumbuhkan kembali nilai gotong royong serta kepedulian terhadap fasilitas umum.

Sebagai penguatan hubungan sosial, relawan berkolaborasi dengan pengurus Aisyiyah setempat melalui kegiatan masak bersama. Kegiatan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara relawan, organisasi lokal, dan masyarakat penyintas.

Untuk menjaga keberlangsungan aktivitas keagamaan, relawan dan masyarakat menetapkan muadzin yang bertugas mengumandangkan adzan lima waktu di lingkungan posko. Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali rutinitas ibadah serta memberikan ketenangan spiritual bagi para penyintas.

Di sisi lain, relawan juga melakukan asesmen awal guna mengidentifikasi kondisi psikologis, kebutuhan dasar, dan tingkat kerentanan penyintas. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar penyusunan program pendampingan psikososial lanjutan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan psikososial yang dilaksanakan Relawan Psikososial KawanMu di Desa Batu Hula berjalan dengan baik dan memperoleh respons positif dari masyarakat. Program ini diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam proses pemulihan psikososial serta memperkuat ketahanan sosial dan spiritual masyarakat Tapanuli Selatan. (Fernando)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!