30 C
Jakarta

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah: Dakwah Nyata Hadir Lewat Amal Usaha

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah menegaskan bahwa amal usaha ‘Aisyiyah harus terus dihadirkan sebagai wujud nyata dari iman dan keberpihakan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Tasyakuran dan Halal Bihalal Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Kota Barat Surakarta yang dirangkaikan dengan serah terima pembangunan panti pada Sabtu (28/3/26).

 

Salmah menyampaikan apresiasi atas eksistensi panti yang telah berdiri sejak tahun 1978 dan terus berkembang hingga hari ini. Menurutnya, keberlanjutan panti ini merupakan bukti kuatnya semangat ta’awun dan gotong royong di lingkungan ‘Aisyiyah.

 

“Amal usaha yang kita bangun bukan untuk mencari keuntungan semata, tetapi untuk menghadirkan kemaslahatan yang sebesar-besarnya. Karena itu, Allah akan menjaga dan menumbuhkan amal usaha ini melalui keterlibatan banyak pihak,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan bahwa pembangunan amal usaha tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penanaman nilai. Salmah mencontohkan dedikasi almarhumah Ibu Zulaiha, pengurus panti yang dinilai telah meletakkan fondasi penting bagi kemajuan panti, baik secara fisik maupun nilai-nilai kebaikan yang hidup di dalamnya. “Yang kita bangun bukan hanya gedung, tetapi juga nilai, karakter, dan masa depan anak-anak yang kita asuh,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Salmah menegaskan bahwa amal usaha merupakan implementasi dari nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Ma’un dan Al-‘Ashr, yang mengajarkan kepedulian sosial, penghargaan terhadap waktu, serta pentingnya saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.

 

Menurutnya, keberhasilan dakwah ‘Aisyiyah dapat dilihat dari hadirnya amal usaha yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. “Ketika di sebuah komunitas hadir pengajian dan amal usaha yang dirasakan manfaatnya, di situlah dakwah ‘Aisyiyah menjadi hidup dan bermakna,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua Pembangunan Panti dalam laporannya menjelaskan bahwa proses pembangunan dimulai pada Juni 2025 dan berlangsung selama kurang lebih delapan bulan hingga satu pekan sebelum Ramadan. Dari rencana anggaran biaya (RAB) sebesar Rp2.285.500.000, realisasi pembangunan dapat dihemat hingga sekitar 200juta.

 

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan diawali dengan modal awal panti sebesar Rp300 juta, yang kemudian diperkuat melalui penyusunan proposal dan penggalangan dana dari berbagai pihak. “Alhamdulillah, berkat dukungan banyak pihak, pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan hari ini dapat kita serahterimakan,” ungkapnya.

 

Pembina Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Kota Barat Surakarta, Marpuji Ali, turut menyampaikan rasa syukur atas selesainya renovasi dan pengembangan panti. Marpuji yang juga merupakan Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan penuh haru mengenang perjuangan almarhumah istrinya, Ibu Zulaeha, yang juga aktif mengelola panti ini. Hingga ia bersyukur amanah dari almarhumah istrinya untuk meneruskan pengembangan panti dapat terealisasikan pada hari ini.

Marpuji juga mengapresiasi dukungan para donatur serta peran mitra, termasuk PT MPN yang berkontribusi signifikan dalam pembangunan. “PT MPN tidak hanya membantu dari sisi tenaga kerja, tetapi juga memberikan dukungan dana tunai hingga total kontribusinya mencapai lebih dari Rp400 juta,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa panti ini telah melalui perjalanan panjang sejak awal berdiri, termasuk masa ketika panti putra dan putri masih berada dalam satu pengelolaan, sebelum akhirnya berkembang seperti saat ini.

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi ‘Aisyiyah Kota Barat Surakarta dalam memperkuat peran amal usaha sebagai pilar dakwah sosial yang berkelanjutan serta mempererat sinergi dengan Muhammadiyah dalam pelayanan kepada masyarakat. (Suri)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!