SOLO, MENARA62.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis https://www.ums.ac.id/fakultas/ekonomi-dan-bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id (UMS) menggelar Upacara Pembekalan dan Pelepasan Calon Alumni di Ruang Seminar Dr. H. Syamsudin, Lantai 8 Gedung Ahmad Syafii Maarif Kamis, (2/4). Sebanyak 625 mahasiswa resmi dilepas sebagai calon wisudawan dalam suasana penuh haru dan kebanggaan.
Salah satu yang mencuri perhatian dalam prosesi tersebut adalah wisudawati asal Madagaskar, Ratsimandresy Neciah Fahombiazana, yang akrab disapa Neciah. Mahasiswi Program Studi Manajemen Internasional ini berhasil meraih predikat cumlaude sekaligus menjadi lulusan terbaik di program studinya.
Dalam wawancara, Neciah mengungkapkan kesan mendalam selama menempuh pendidikan di UMS. Ia menyebut pengalamannya menjadi mahasiswa UMS sebagai sesuatu yang sangat menyenangkan dan berkesan.
“Pengalaman saya di UMS, jika dirangkum dalam satu kata, adalah luar biasa,” ujarnya. Ia menilai lingkungan pertemanan di Solo sangat ramah dan suportif, sehingga membantunya beradaptasi dengan perbedaan budaya, bahasa, hingga sistem pendidikan.
Menurutnya, tidak hanya teman, para dosen di UMS juga sangat responsif dan sabar dalam membimbing mahasiswa. Sistem pendidikan yang diterapkan dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, sehingga membekali mahasiswa dengan kesiapan menghadapi karier di masa depan.
Neciah merupakan penerima beasiswa International Priority Scholarship (IPS) dari UMS. Ia mengaku pengalaman kuliah di Solo bahkan melampaui ekspektasinya. Ia merasa menemukan “keluarga baru” yang membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah meskipun jauh dari kampung halaman.
Selama di Indonesia, ia juga aktif menjelajahi berbagai daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Boyolali, Malang, Ponorogo, Jember, hingga Bali. Selain itu, ia sempat terlibat dalam kegiatan paduan suara kampus, yang menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama masa studinya.
Dalam waktu dekat, Neciah akan kembali ke Madagaskar. Ia mengaku akan merindukan kebersamaan, perjalanan, serta berbagai pengalaman selama di Indonesia, termasuk kuliner favoritnya seperti nasi goreng, ayam bakar, dan mie ayam.
Ia juga menyampaikan harapannya untuk UMS agar terus berkembang. “Saya berharap UMS terus meningkatkan kualitas di berbagai aspek,” tuturnya.
Khusus untuk FEB, ia berharap ke depan semakin banyak program studi yang membuka kelas internasional.
Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE, https://www.ums.ac.id/profile/muzakar-isa dalam sambutannya menyampaikan bahwa FEB UMS kini telah berusia 45 tahun dengan tujuh program studi yang mencakup jenjang S1 hingga S3. Ia menegaskan komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kualitas, termasuk target seluruh program studi meraih akreditasi unggul pada tahun 2027.
Ia juga menyoroti capaian internasional, seperti program double degree dan pertukaran pelajar yang telah diikuti puluhan mahasiswa. Hal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UMS mampu bersaing di tingkat global.
“Gelar yang disematkan bukan sekadar akademik, tetapi amanah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I FEB UMS, Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., https://www.ums.ac.id/profile/aflit-nuryulia-praswati menyampaikan bahwa dari 625 calon wisudawan, sebanyak 308 mahasiswa berhasil meraih predikat cumlaude. Program Studi Manajemen menjadi penyumbang lulusan terbanyak sekaligus jumlah cumlaude terbesar.
Ia juga mengumumkan para lulusan terbaik dari masing-masing program studi dengan capaian IPK tinggi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih.
Mengakhiri acara, Aflit berpesan agar para lulusan terus belajar, adaptif terhadap perubahan, serta menjaga integritas dan nama baik almamater.
“Hari ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
