Hari ini, matahari terbit di atas Indonesia yang sama, namun dengan harapan yang berbeda.
Tepat hari ini, 17 Januari 2026, kita tidak hanya sedang merayakan lahirnya sebuah partai politik baru. Hari ini, kita sedang merayakan keberanian kita untuk memutus rantai ketidakberdayaan. Hari ini, kita mendeklarasikan bahwa mandat kekuasaan harus dikembalikan kepada pemilik sahnya: Rakyat yang berdaulat di komunitasnya sendiri.
Selama 16 hari terakhir, kita telah menyusuri kegelisahan yang sama. Kita telah sepakat bahwa politik tidak boleh lagi berjarak. Kita telah berjanji bahwa meja makan keluarga tidak boleh lagi menjadi tempat kecemasan, melainkan pusat kemandirian. Kita telah bersumpah untuk menjaga rahim peradaban dan hijau bumi kita seolah itu adalah nyawa kita sendiri.
Hari ini, Partai Gema Bangsa berdiri bukan untuk menjadi penguasa yang tidak peduli, tapi untuk menjadi pelantang bagi suara-suara yang selama ini dibungkam.
Kami hadir dengan satu keyakinan radikal: bahwa Indonesia yang kuat tidak dibangun dari menara gading di Jakarta. Indonesia yang kuat dibangun dari keluarga, dari desa-desa yang mandiri pangan, dari RT/RW yang berdaya secara ekonomi, dari perempuan-perempuan cerdas yang menggerakkan komunitas, dan dari kebijakan yang menghargai setiap tetes air dan jengkal tanah kita.
Desentralisasi Politik bukan lagi sekadar wacana di ruang seminar. Mulai hari ini, ia adalah gerakan. Ia adalah cara kita memastikan bahwa suara petani di ladang, nelayan di laut, dan buruh di pabrik memiliki bobot yang sama dengan suara para elite di gedung parlemen.
Kita tahu jalan di depan tidak akan mudah. Mereka yang sudah nyaman dengan cara lama akan mencoba meredam gema ini. Namun, mereka lupa satu hal: Gema bukanlah benda yang bisa dihancurkan, ia adalah pantulan dari kebenaran yang terus berulang. Semakin keras mereka mencoba membungkam kita, semakin kencang suara perubahan ini akan bergetar di seluruh pelosok nusantara.
Kepada Anda yang mendengarkan narasi ini di ruang tamu, di pasar, di sawah, atau di kantor: Hari ini adalah hari Anda. Partai ini adalah rumah Anda.
Mari kita mulai kemandirian ini dari keluarga. Mari kita perkuat dari tetangga dan komunitas. Mari kita tegakkan kemandirian negara dari akar yang paling dalam.
Selamat datang di rumah perjuangan. Selamat datang di masa depan yang hijau, mandiri, dan berkeadilan. Hari ini, kita bukan lagi sekadar penonton sejarah. Hari ini, kita adalah pembuat sejarah.
Kami adalah Anda. Anda adalah kami. Kita adalah Gema Bangsa!
