30 C
Jakarta

KKN UMS Kenalkan Budaya Nusantara

Baca Juga:

KUALA LUMPUR, MENARA62.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan pengenalan budaya Nusantara bertajuk Mengenal Rumah Adat Indonesia di Sanggar Bimbingan (SB) Pelita Ilmu, Wangsa Melawati, Kuala Lumpur, Kamis (29/1). Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas budaya anak-anak Indonesia yang tinggal di Malaysia melalui pembelajaran interaktif dan menyenangkan.

Pengenalan budaya dilakukan melalui aktivitas mewarnai gambar rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia. Anak-anak diperkenalkan dengan Rumah Honai dari Papua, Rumah Tongkonan dari Sulawesi Selatan, hingga Rumah Gadang dari Sumatera Barat. Metode ini dipilih agar anak usia sekolah dasar dapat mengenal kekayaan budaya Indonesia sejak dini dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka.

Mahasiswa KKN UMS dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) FKIP UMS, Deswita Winna Irshandy, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga identitas kultural anak-anak Indonesia yang tumbuh dan belajar di luar negeri.

“Kami ingin anak-anak Indonesia di Malaysia tetap memiliki keterikatan dengan akar budayanya dan memahami bahwa identitas Indonesia sangat kaya dan unik,” ujarnya saat diwawancarai, Ahad (8/2).

Menurut Deswita, metode mewarnai dinilai lebih efektif dibandingkan penyampaian materi secara satu arah. Selain menyenangkan, kegiatan ini mampu menstimulasi kreativitas, melatih motorik halus, serta meningkatkan fokus dan daya konsentrasi anak.

Kegiatan dibagi ke dalam dua sesi, yakni kelas pagi yang diikuti 33 anak dan kelas petang dengan 7 anak. Pembagian tersebut disesuaikan dengan jadwal belajar di SB Pelita Ilmu. Meski jumlah peserta berbeda, kedua sesi berlangsung dengan antusiasme tinggi.

“Anak-anak terlihat sangat senang, aktif bertanya, dan bangga menunjukkan hasil karya mereka. Suasana kelas menjadi hidup dan interaktif,” ungkap Deswita.

Pada sesi penutup, anak-anak diajak menyebutkan kembali berbagai jenis rumah adat Indonesia melalui tayangan video yang diproyeksikan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan doa dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan proses pembelajaran.

Melalui pengenalan rumah adat Nusantara, mahasiswa KKN UMS berharap dapat menanamkan rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap budaya bangsa, serta sikap saling menghargai keberagaman sejak usia dini.

“Nilai yang ingin kami tanamkan adalah semangat Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu,” tambahnya.

Ke depan, mahasiswa KKN UMS berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya melalui mewarnai, tetapi juga lewat cerita rakyat, lagu daerah, permainan tradisional, dan aktivitas budaya lainnya, agar anak-anak Indonesia di luar negeri tetap mencintai dan bangga terhadap budayanya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!