BOYOLALI, MENARA62.COM — Lazismu Surakarta bersama Lazismu Boyolali meresmikan program Pipanisasi untuk Negeri di Dukuh Dangean, Dusun Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jumat (13/2/2026). Program ini menjadi solusi nyata atas kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses distribusi air.
Meski wilayah tersebut memiliki sumber air, kendala teknis dalam mengalirkan air ke permukiman menjadi hambatan utama. Melalui program ini, dibangun jaringan pipa sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer yang dilengkapi meteran air di setiap rumah. Sebanyak 70 kepala keluarga atau sekitar 350 jiwa kini dapat menikmati akses air bersih secara lebih mudah.
Program pipanisasi ini tidak hanya bersumber dari dana infak para muzaki di Surakarta dan Boyolali, tetapi juga melibatkan swadaya serta gotong royong warga setempat. Kolaborasi tersebut mempercepat proses pembangunan hingga menjangkau RT 04 Dukuh Babadan.
Peresmian dihadiri Badan Pengurus Lazismu Boyolali Suryani, Manajer Lazismu Boyolali Muhammad Arifin Noor, Badan Pengurus Lazismu Surakarta Muladi Wibowo, Manajer Lazismu Surakarta Wahid Hamdani, serta tokoh masyarakat dan warga Dukuh Dangean RT 03 RW 01.
Perwakilan warga, Suryadi, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program tersebut. Ia mengungkapkan, selama ini warga kesulitan mengalirkan air dari sumber yang tersedia ke rumah maupun fasilitas umum. “Terima kasih atas program Pipanisasi untuk Negeri ini. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur,” ujarnya.
Badan Pengurus Lazismu Surakarta, Muladi Wibowo, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk pendayagunaan dana infak secara produktif dan berkelanjutan. Ia berpesan agar pengelolaan sarana air bersih dilakukan secara terstruktur, dengan penanggung jawab yang jelas serta perawatan rutin. “Kami berharap aliran air ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dikelola dengan manajemen yang baik agar manfaatnya terus berkelanjutan,” katanya.
Kegiatan peresmian turut dirangkaikan dengan pengajian menyambut Ramadan 1447 Hijriah yang diisi Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boyolali sekaligus Badan Pengurus Lazismu Boyolali, Suryani. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan meningkatkan iman dan takwa sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an.
Melalui program ini, Lazismu berharap persoalan kekurangan air bersih di wilayah Cepogo dapat teratasi, terutama menjelang Ramadan. Selain pembangunan fisik, sinergi dakwah sosial juga akan diperkuat melalui pengajian rutin bulanan guna mempererat silaturahmi dan memakmurkan masjid setempat. (*)
