BOYOLALI, MENARA62.COM – Semangat menyambut bulan suci Ramadhan tampak semarak di SD Muhammadiyah PK Banyudono, Senin (16/2/2026). Sebanyak 550 siswa kelas 1 hingga 6 mengikuti kegiatan Lepas Balon Tarhib Ramadhan yang dilanjutkan pawai arak-arakan menuju Alun-Alun Pengging.
Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama di Masjid Asyiroj Bendan sebagai penguatan ruhiyah menjelang Ramadhan. Lantunan ayat suci menggema khidmat, menanamkan pemahaman bahwa Ramadhan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum peningkatan iman dan takwa.
Prosesi simbolis pelepasan balon dilakukan Kepala Sekolah dengan menggunting pita balon yang berisi pesan komitmen siswa. Beragam tulisan menghiasi balon warna-warni tersebut, seperti “Ramadhan ini harus berkualitas”, “Ramadhan tahun ini banyak khatam Al-Qur’an”, “Ramadhan tahun ini banyak infak dan sedekah”, serta “Ramadhan tahun ini qiyamul lail lebih baik”. Balon yang terbang ke langit menjadi simbol harapan dan tekad keluarga besar sekolah dalam menyambut bulan penuh berkah.
Ketua panitia, Ustadz Habibi, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap Ramadhan sejak dini. “Kami ingin anak-anak menyambut Ramadhan dengan kesadaran, bukan sekadar ikut-ikutan. Ada target ibadah dan komitmen perbaikan diri,” ujarnya.
Usai pelepasan balon, siswa mengikuti pawai menuju Alun-Alun Pengging sambil membawa poster dan spanduk bertema Tarhib Ramadhan. Sepanjang perjalanan, mereka melantunkan selawat dan yel-yel islami yang menarik perhatian masyarakat sekitar.
Menurut Ustadz Habibi, kegiatan akan berlanjut pada sesi kedua. Untuk siswa kelas 1, 2, dan 3 akan mengikuti edukasi Mini Zoo di halaman sekolah bersama tim profesional pecinta satwa, menghadirkan berbagai jenis reptil, mamalia, dan burung. Sementara siswa kelas 4, 5, dan 6 akan membuat konten bertema Ramadhan, seperti ucapan, kutipan, pantun, dan karya kreatif lainnya.
Kegiatan ini menegaskan komitmen SD Muhammadiyah PK Banyudono dalam membentuk generasi Qur’ani yang unggul secara akademik dan kokoh dalam nilai-nilai keislaman. Tarhib Ramadhan tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi awal gerakan ibadah yang lebih berkualitas di bulan suci. (*)


