30 C
Jakarta

Mahasiswa FK UMS Raih Emas IPITEX

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Prestasi gemilang kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UMS bersama tim lintas fakultas berhasil meraih Gold Medal pada ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 yang digelar di Thailand.

Penghargaan bergengsi tersebut diraih melalui inovasi berjudul GEASY: AI Smart Sustainable Nutrition 4-in-1 Ecosystem for Healthier Future, sebuah platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk mendukung pencegahan penyakit tidak menular melalui pendekatan nutrisi berkelanjutan, edukatif, dan terintegrasi teknologi.

Tim inovator UMS terdiri atas Arief Surya Adhi (Akuntansi, FEB), Salsabila Khoirun Nisa (Kesehatan Masyarakat, FIK), Dizzo Violeta (Teknik Informatika, FKI), serta Aswa Arsa Kumala (Kedokteran, FK). Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama dalam pengembangan inovasi yang mampu bersaing di tingkat global.

Dekan Fakultas Kedokteran UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp. DVE., mengapresiasi capaian tersebut. Ia menuturkan bahwa Aswa Arsa Kumala memiliki peran strategis dalam tim, terutama dalam memastikan inovasi tetap sejalan dengan prinsip kedokteran preventif dan kesehatan masyarakat.

“Aswa memberikan masukan dari sudut pandang medis dan klinis, serta dipercaya menjadi presenter utama saat sesi penjurian internasional. Perannya sangat penting dalam menyampaikan nilai ilmiah, manfaat klinis, dan dampak global inovasi kepada dewan juri,” ujar Flora Ramona.

Ia menambahkan, keberhasilan ini menegaskan kekuatan kolaborasi lintas fakultas sekaligus komitmen UMS dalam mendorong inovasi kesehatan yang berdaya saing global dan berdampak nyata bagi masyarakat. Prestasi tersebut juga sejalan dengan upaya FK UMS yang tengah mempersiapkan akreditasi internasional IAAHEH.

Sementara itu, Aswa Arsa Kumala, mahasiswa FK UMS sekaligus Mahasiswa Berprestasi 1 FK UMS 2025, mengungkapkan bahwa keberhasilan di IPITEx 2026 merupakan buah dari proses panjang, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Ia mengaku telah mengikuti IPITEx pada tahun sebelumnya dan memperoleh banyak pengalaman serta jejaring lintas fakultas yang kemudian menguatkan tim.

“Kami hampir tidak lolos seleksi pendanaan universitas. Namun, kami menerima semua masukan dan memperbaiki kekurangan, mulai dari poster, produk, hingga cara presentasi. Alhamdulillah, dari kondisi hampir tidak berangkat, kami justru pulang membawa medali emas,” ungkap Aswa.

Ia berharap kisah perjuangannya dapat menginspirasi mahasiswa lain yang sedang berproses dan hampir menyerah. “Tidak ada sukses tanpa perjuangan. Semua yang Allah tetapkan pasti yang terbaik,” pungkasnya.

Prestasi ini semakin mengukuhkan UMS sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan inovator muda berprestasi di tingkat internasional. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!