30 C
Jakarta

Mahasiswa KKN-Dik UMS Edukasi Hoaks dan Kesehatan Lingkungan di Palangka Raya

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan sosialisasi literasi hoaks dan pencegahan penyakit akibat nyamuk di Kelurahan Langkai, Palangka Raya, Sabtu (31/1). Kegiatan ini menjadi upaya nyata mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kecakapan bermedia sekaligus menjaga kesehatan lingkungan.

 

Mahasiswa KKN Dik UMS, Dika Fardhan Nugraha mengungkapkan sosialisasi tersebut memadukan dua isu strategis yang tengah dihadapi masyarakat, yakni maraknya penyebaran informasi hoaks di media sosial serta potensi meningkatnya penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

 

“Melalui kegiatan ini, warga dibekali pemahaman tentang cara menyaring informasi digital secara bijak dan langkah preventif menjaga lingkungan dengan penggunaan bubuk abate,” ungkapnya, Sabtu, (7/2).

 

Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN-Dik UMS Palangka Raya dengan melibatkan perangkat Kelurahan Langkai, dosen pembimbing lapangan Ibu Nurun Ni’mah, serta masyarakat setempat. Hadir pula perwakilan Ketua Kelurahan Langkai, Dedi Ruwandi, yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas tema yang diangkat.

 

Dedi menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. “Tema mengenai hoaks yang diangkat sangatlah relevan dengan kondisi saat ini. Hal ini mengingat maraknya fenomena penipuan di media sosial, terutama bagi kita orang tua yang memiliki keterbatasan dalam teknologi,” ujarnya.

 

Sosialisasi berlangsung di Aula Kelurahan Langkai dan diikuti oleh warga dari berbagai kalangan, khususnya ibu-ibu PKK dan tokoh masyarakat. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak kelurahan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi literasi hoaks oleh mahasiswa KKN-Dik. Materi disampaikan secara komunikatif melalui contoh-contoh hoaks yang kerap beredar di media sosial serta tips sederhana dalam memverifikasi informasi sebelum dibagikan.

 

Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi terkait fungsi dan cara penggunaan bubuk abate sebagai langkah pencegahan berkembangnya jentik nyamuk di lingkungan rumah tangga. Peserta diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar permasalahan hoaks maupun kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

 

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Salah satu peserta mengaku merasakan manfaat langsung dari sosialisasi tersebut.

 

“Penyaringan berita hoaks ini berguna banget, terutama untuk ibu-ibu PKK yang sering membagikan video tanpa disaring,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-Dik UMS berharap masyarakat Kelurahan Langkai semakin bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit.

 

Kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dan memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan lingkungan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!