30 C
Jakarta

Mahasiswa KKN-Dik UMS Gelar Lapak Baca Kendari

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan program Lapak Baca sebagai upaya menumbuhkan minat literasi generasi muda. Kegiatan ini menyasar anak-anak usia 5 hingga 13 tahun di Kelurahan Bonggoeya RT 11, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Program tersebut dikemas dalam suasana santai, menyenangkan, dan edukatif melalui aktivitas membaca buku cerita serta lomba mewarnai. Kegiatan dipusatkan di halaman Asrama Universitas Muhammadiyah Kendari dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.

Lapak Baca dilaksanakan dalam tiga pertemuan, yakni pada 24 dan 31 Januari, serta 12 Februari 2026. Mahasiswa KKN-Dik UMS berperan sebagai fasilitator yang mendampingi anak-anak saat membaca, membacakan cerita, memandu diskusi ringan, hingga membimbing jalannya lomba mewarnai.

Salah satu mahasiswa KKN-Dik UMS, Widiyanti, menuturkan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap menurunnya minat baca anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Lapak Baca hadir sebagai upaya berkelanjutan untuk menanamkan kebiasaan membaca sejak dini. Di tengah derasnya distraksi teknologi, anak-anak perlu memiliki kemampuan literasi yang baik sebagai bekal masa depan,” ujarnya, Rabu (11/2).

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi alternatif pembelajaran nonformal yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat belajar tanpa tekanan dan menganggap membaca sebagai aktivitas yang menghibur sekaligus bermanfaat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan singkat oleh mahasiswa KKN, dilanjutkan sesi membaca buku cerita yang sarat nilai moral. Setelah itu, anak-anak mengikuti lomba mewarnai sebagai sarana mengekspresikan kreativitas sekaligus melatih motorik halus.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak tampak berani membaca dan bertanya, serta kreatif dalam memadukan warna saat lomba berlangsung.

Widiyanti menambahkan, Lapak Baca bukan hanya meningkatkan literasi dasar, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter anak.

“Kegiatan ini membantu membangun rasa percaya diri, kreativitas, serta semangat belajar anak. Selain itu, Lapak Baca juga menjadi ruang kolaborasi positif antara mahasiswa dan masyarakat,” tambahnya.

Mahasiswa KKN-Dik UMS berharap program ini dapat dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak anak di Kelurahan Bonggoeya. Inisiatif tersebut menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UMS dalam mendukung kemajuan pendidikan dan penguatan budaya literasi di masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!