30 C
Jakarta

Mahasiswa KKN DIK UMS Tingkatkan Bahasa Inggris Siswa Wonogiri

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) yang bertugas di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri kembali melaksanakan program kerja di bidang pendidikan. Kali ini, Kelompok 15 menggelar kegiatan English Literature Club, sebuah program pembelajaran bahasa Inggris yang berfokus pada peningkatan kemampuan membaca (reading), pengucapan (pronunciation), serta kepercayaan diri siswa dalam berbicara (speaking).

 

Program ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri yang berlokasi di Dusun Duwet, Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri. English Literature Club ditanggungjawabi oleh Nasywa Yumna dan Ine Simahara, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS.

 

Kegiatan ini, Rabu (4/2) dirancang berdasarkan hasil pengamatan dan analisis kebutuhan siswa selama proses pembelajaran Bahasa Inggris di kelas. Mahasiswa KKN menemukan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami teks bacaan bahasa Inggris, melafalkan kosakata dengan tepat, serta menunjukkan rasa kurang percaya diri ketika diminta berbicara menggunakan bahasa Inggris di depan kelas.

 

“Melihat kondisi tersebut, English Literature Club hadir sebagai ruang belajar yang lebih santai, interaktif, dan kontekstual. Materi pembelajaran disusun secara sederhana dan sistematis, disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa SMA,” ujar Nasywa Yumna, Sabtu (28/2).

 

Selain itu, teks bacaan disajikan dalam bentuk bacaan singkat dan infografis agar mudah dipahami, serta didukung dengan penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai sarana latihan dan evaluasi.

 

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengenalan materi reading. Pendamping menjelaskan konteks bacaan, tujuan pembelajaran, serta kosakata penting sebelum siswa membaca teks secara menyeluruh. Selanjutnya, siswa diajak melakukan kegiatan reading aloud, baik secara bergantian maupun bersama-sama. Dalam proses ini, pendamping memberikan arahan serta koreksi langsung apabila terdapat kesalahan pelafalan atau intonasi.

 

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi pronunciation. Siswa dilatih mengucapkan kosakata dengan memperhatikan tekanan suku kata dan intonasi kalimat sederhana. Pendamping memberikan contoh pelafalan yang benar, kemudian siswa menirukan secara bersama-sama. Latihan ini menjadi bagian penting untuk membantu siswa lebih percaya diri saat berbicara.

 

Sebagai tindak lanjut, siswa diajak mempraktikkan speaking sederhana, seperti mengucapkan kosakata, membaca ulang teks dengan pelafalan yang lebih baik, serta menjawab pertanyaan singkat berdasarkan isi bacaan. Pada tahap ini, siswa terlihat mulai lebih berani dan aktif menggunakan Bahasa Inggris secara lisan.

 

Kegiatan ditutup dengan pengerjaan LKPD yang berisi latihan pemahaman bacaan dan kosakata. LKPD disusun selaras dengan teks dan materi pronunciation yang telah dipelajari, sehingga pembelajaran berjalan berkesinambungan dan terarah.

 

Nasywa juga menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang terbiasa menggunakan Bahasa Inggris dalam kegiatan tertentu.

 

“Di SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri, siswa sudah terbiasa dengan rolling bahasa Inggris dan Arab setiap minggunya. Melalui English Literature Club ini, kami berharap siswa menjadi lebih percaya diri, tidak takut salah, dan berani menggunakan Bahasa Inggris dalam keseharian,” ujarnya.

 

Melalui English Literature Club, mahasiswa KKN DIK FKIP UMS berharap siswa tidak hanya memahami teks Bahasa Inggris secara tertulis, tetapi juga mampu mengucapkannya dengan benar serta perlahan meningkatkan kemampuan berbicara. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!