SOLO, MENARA62.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan koding sebagai media pembelajaran bagi guru di SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja (Proker) mahasiswa KKN yang bertujuan mendukung peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di bidang pendidikan.
Pelatihan dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di ruang guru SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang guru dan karyawan, serta kepala sekolah yang turut hadir dan mendukung jalannya kegiatan.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN dari Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) FKIP UMS yang berjumlah 5 orang, terdiri dari 3 mahasiswa laki-laki dan 2 mahasiswa perempuan. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh 15 mahasiswa dari program studi lain yang turut berperan sebagai panitia dan pendamping selama pelaksanaan KKN di SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar.
Materi pelatihan disampaikan oleh Arif Setiawan, S.Kom., M.Eng, dosen program Studi Pendidikan Teknik Informatika, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMS. Arif menjelaskan konsep dasar AI dan koding serta penerapannya dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif, sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
“Pelaksanaan pelatihan diawali dengan penyampaian materi secara teori, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik. Pada sesi praktik, para guru diminta untuk melakukan login menggunakan akun belajar.id agar dapat mengakses dan memanfaatkan fitur Canva Code sebagai media pembuatan konten pembelajaran berbasis AI dan koding,” ujar Arif menerangkan, Senin (9/2).
Dalam proses praktik, beberapa peserta mengalami kendala teknis karena belum mengaktifkan atau belum menggunakan akun belajar.id. Meskipun demikian, kehadiran mahasiswa KKN khususnya dari Prodi PTI sigap melakukan pendampingan dan bimbingan secara langsung kepada para guru.
Melalui pendampingan tersebut, para guru mulai memahami penggunaan Canva Code dan penerapan AI dalam pembuatan media pembelajaran. Beberapa guru menunjukkan antusiasme dengan mengembangkan media pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran masing-masing.
Uut Haryanto, selaku guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), berhasil membuat game pembelajaran, modul, serta kuis interaktif yang disesuaikan dengan materi ajarnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar, Ninik Setya Utami, S.T, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menilai bahwa pelatihan AI dan koding yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN UMS sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
“Kegiatan ini membantu guru untuk lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran,” ujar Ninik.
Sementara itu, para peserta guru juga memberikan tanggapan positif karena pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi langsung disertai dengan praktik yang aplikatif. Para guru merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari mahasiswa, sehingga lebih mudah memahami penggunaan AI dan koding serta termotivasi untuk menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.
Dengan terselenggaranya kegiatan pelatihan ini, diharapkan para guru SMK Muhammadiyah 5 Karanganyar dapat memanfaatkan teknologi AI dan koding sebagai sarana pendukung pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi. (*)

