33.4 C
Jakarta

Mahasiswa Teknik Elektro UMS Pamerkan Inovasi Teknologi

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pameran Karya Teknologi (PKT) tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi karya inovatif mahasiswa semester 7 program studi Teknik Elektro.

 

Mengusung tema “Where Imagination Meets Automation“, tema ini mempunyai makna bahwa antara imajinasi/pikiran manusia tentang masa depan bertemu dengan automation (otomasi) bisa menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat yang bekerja secara mandiri.

Pameran teknologi ini diselenggarakan pada hari Sabtu 17 Januari 2026 bertempat di GOR kampus 2 UMS.

 

Pameran kali ini mengekspos 30 karya inovasi yang berasal dari 30 kelompok mahasiswa prodi Teknik Elektro. Karya yang ditampilkan pada pameran ini hasil kinerja mahasiswa yang akan mengambil skripsi/tugas akhir. Mayoritas inovasi berupa alat/prototype otomatis berbasis Internet of Things (IoT).

 

Kaprodi program studi Teknik Elektro, Prof. Heru Supriyono, Ph.D., menyampaikan bahwa pameran karya teknologi tahun ini diikuti 6 kelas, di mana masing-masing kelas terdiri dari 5 kelompok. Masing-masing kelompok diminta untuk membuat karya rekayasa teknologi elektro yang dapat menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

 

“Hasil rancangan harus diuji coba di lingkungan sebenarnya untuk menentukan performance apakah hasil rancangannya sudah sesuai untuk menyelesaikan permasalahan secara riil atau belum, itulah yang membedakan capstone design dan perancangan biasa yang hanya membuat model saja,” ujar Heru Supriyono, Senin (19/1).

 

Salah satu peserta pameran yaitu Alfin Muhammad Nugroho mendeskripsikan salah satu karyanya yang mempunyai judul Smart Lighting System berbasis IoT, dimana alat ini diciptakan karena permasalahan penerangan di beberapa titik di sekitar daerah kampus kurang.

 

“Sistem ini secara otomatis akan menyala tergantung dari tingkat kegelapan yang ada di sekitar jalan tersebut dengan energi panel surya, dimana sistem ini bisa dikendalikan melalui website dan bisa dikembangkan dengan sensor atau controller yang lain,” terangnya.

 

Pada kesempatan lainnya, Fityan Ilham kelompok lain membuat karya berupa monitoring baterai dan kontrol suhu yang bertujuan untuk mengontrol baterai. Menurutnya, beberapa baterai accu dan lithium mengalami over temperature dan mengalami kerusakan.

 

“Sistem ini akan mendeteksi otomatis jika limit temperature melebihi batas dan memberikan sinyal atau notifikasi untuk sistem cooling-nya menyala,” ucap Fityan

 

Sementara itu, antusiasme pengunjung pada pameran karya teknologi tahun 2026 kali ini meningkat drastis lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Karya ini disaksikan tidak hanya dari mahasiswa tetapi juga oleh masyarakat umum.

 

Salah satu pengunjung yaitu Ibu Fajar dari MAN 1 Sragen bersama 6 siswanya merasa terkesan dan mengapresiasi proyek karya teknologi ini karena bisa memberikan inspirasi kepada siswa MAN 1 Sragen dimana siswa yang datang berasal dari kelas tim riset, sehingga adanya kegiatan ini membuat mereka tertarik untuk mengembangkan inovasi sesuai bidang dan minatnya.

 

“Kegiatan ini sudah sangat baik dalam pelaksanaannya, kami hanya sedikit menyarankan kedepannya alat-alat yang dipamerkan bisa dikomersilkan dengan mencantumkan harga di setiap alat yang dipamerkan,” ucap Fajar.

 

Pameran Karya Teknologi tahun 2026 juga memberikan penghargaan kepada kelompok yang mendapatkan voting terbanyak dari pengunjung yang datang dengan menggunakan sistem voting. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!