27.4 C
Jakarta

Mengubah Pola Pikir Guru: Dari “Sibuk Tanpa Henti” Menjadi “Strategis dan Berdampak”

Baca Juga:

Oleh: Iwan Syarif Setiawan*)

GARUT, MENARA62.COM – Apakah Anda pernah merasa bekerja sangat keras—datang paling pagi, pulang paling sore, membawa tumpukan koreksian ke rumah—namun merasa hasil belajar siswa tidak mengalami peningkatan yang sebanding dengan pengorbanan Anda? Dalam dunia pendidikan, kita sering terjebak dalam mitos bahwa “lebih banyak jam kerja = guru yang lebih baik”. Namun, sejarah dan data menunjukkan bahwa asumsi ini salah besar.

Solusi untuk kelelahan kronis guru mungkin bukan manajemen waktu dalam arti “mengatur jadwal”, melainkan manajemen prioritas menggunakan prinsip ekonomi klasik: Aturan 80/20.

 

*1. Asal Usul: Dari Kebun Kacang ke Hukum Universal*

Untuk memahami bagaimana ini bisa menyelamatkan karir mengajar kita, kita perlu mundur ke Italia tahun 1896. Seorang ekonom bernama Vilfredo Pareto membuat observasi sederhana namun revolusioner saat berkebun. Ia memperhatikan bahwa 20% tanaman kacang polong di kebunnya menghasilkan 80% dari total panen kacang yang sehat.

Pareto kemudian melihat pola “ketidakseimbangan” yang sama dalam data ekonomi: 80% tanah di Italia dimiliki oleh hanya 20% populasi.

Beberapa dekade kemudian, ahli manajemen mutu Joseph Juran mempopulerkan temuan Pareto ini menjadi prinsip universal yang disebut “The Vital Few and The Trivial Many” (Sedikit yang Vital dan Banyak yang Remeh). Juran membuktikan bahwa di bidang apa pun—mulai dari cacat produksi di pabrik hingga keluhan pelanggan—mayoritas hasil (80%) selalu disebabkan oleh segelintir penyebab utama (20%).

 

*2. Paradoks Produktivitas di Sekolah*

Lantas, apa hubungannya dengan kita di ruang kelas?

Dalam pendidikan, kita sering memperlakukan semua tugas seolah-olah memiliki bobot yang sama. Kita menghabiskan waktu yang sama banyaknya untuk menghias papan buletin kelas (yang jarang dilihat siswa) dengan waktu untuk merancang pertanyaan diskusi (yang memicu pemikiran kritis). Ini adalah pelanggaran prinsip Pareto.

Jika kita menerapkan lensa 80/20 ke dalam profesi guru, realitasnya terlihat seperti ini:

 

• 80% Hasil Belajar Siswa (pemahaman konsep, keterampilan, karakter) sebenarnya dipicu oleh 20% Aktivitas Guru (instruksi langsung yang jelas, umpan balik spesifik, membangun hubungan).

• Sebaliknya, 80% Waktu Guru sering kali tersedot oleh 20% Masalah Tidak Berdampak (administrasi berulang, rapat tanpa agenda, mendisiplinkan gangguan kecil, dan menilai tugas yang tidak pernah dibaca siswa umpan baliknya).

 

*3. Mengapa Guru Perlu Mengadopsi Pola Pikir Ini?*

Penerapan Prinsip Pareto di sekolah bukan ajakan untuk menjadi malas atau memotong jalan (cutting corners). Sebaliknya, ini adalah ajakan untuk menjadi strategis secara brutal.

Guru memiliki sumber daya yang sangat terbatas: waktu dan energi mental. Jika kita menghabiskan “mata uang” berharga ini untuk hal-hal yang remeh (The Trivial Many), kita tidak memiliki sisa energi untuk melakukan hal-hal yang vital (The Vital Few).

 

*Contoh konkret pola pikir 80/20 dalam keseharian guru:*

• *Dalam Disiplin:* Riset menunjukkan 80% gangguan kelas biasanya disebabkan oleh 20% siswa. Alih-alih memarahi seluruh kelas (menghukum yang 80% yang baik), guru strategis fokus membangun hubungan proaktif dengan 20% siswa tersebut.

• *Dalam Materi* : Tidak semua halaman di buku teks itu penting. 20% dari materi adalah konsep inti yang akan dipakai siswa seumur hidup; 80% sisanya adalah pendukung. Guru yang efektif berani memangkas yang 80% agar bisa mendalami yang 20%.

 

Tulisan ini adalah undangan untuk berhenti merasa bersalah karena tidak bisa “melakukan semuanya”. Kita tidak perlu melakukan semuanya. Kita hanya perlu menemukan 20% aktivitas emas yang benar-benar mengubah hidup siswa, dan melakukan itu dengan sebaik-baiknya. Pada tulisan berikutnya, kita akan melihat bukti riset spesifik tentang apa saja “20% aktivitas emas” tersebut.

 

Sumber sumber :

https://justaskpublications.com/power-standards/

https://digitalcommons.tacoma.uw.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1043&context=med_theses

https://www.edutopia.org/article/6-counterintuitive-strategies-to-boost-student-learning/

https://www.edutopia.org/article/time-management-tips-teachers/

 

Garut, 13 Januari 2026

*)SMP Peacesantren Welas Asih Garut

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!