30 C
Jakarta

Milad ke-19 SD Muhati Teguhkan Sekolah Berkemajuan

Baca Juga:

PATI, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah Hidayatul Athfal (SD Muhati) Kabupaten Pati memperingati Milad ke-19 dengan menggelar Pagelaran Wayang Golek Pitutur di halaman sekolah, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen sekolah dalam membangun kemandirian pendidikan yang berkarakter Qurani dan berkemajuan.

Pagelaran berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan dihadiri tokoh pendidikan, unsur persyarikatan Muhammadiyah, serta masyarakat sekitar. Wayang golek pitutur dibawakan oleh Ki Ustad Pujiono bersama tim dari Boyolali. Selain dikenal sebagai dalang, Ki Ustad Pujiono juga merupakan Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono.

Melalui lakon dan pitutur yang disampaikan, Ki Ustad Pujiono menanamkan nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, serta pesan kebajikan yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Pagelaran ini menjadi media dakwah kultural yang edukatif dan relevan dengan dunia pendidikan.

Milad ke-19 SD Muhati mengusung tema “Meneguhkan Kemandirian Sekolah untuk Generasi Qurani Berkemajuan.” Tema tersebut menjadi refleksi perjalanan sekolah sekaligus komitmen untuk terus mengembangkan lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam nilai Al-Qur’an, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepala SD Muhati, Ahmad Sunarto, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat selama 19 tahun perjalanan sekolah. Menurutnya, peringatan milad bukan sekadar seremoni, melainkan momentum evaluasi dan penguatan komitmen dalam mendidik generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing.

“Milad ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menjaga nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pati, Muhammad Lukman, mengapresiasi konsistensi SD Muhati dalam mengembangkan pendidikan Muhammadiyah yang memadukan nilai keislaman, kebudayaan, dan pendidikan modern. Ia menilai pagelaran wayang golek pitutur sebagai bentuk dakwah kultural yang efektif.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Sunarji, menyatakan dukungan terhadap inovasi sekolah dalam menghadirkan kegiatan pendidikan yang sarat nilai karakter dan kearifan lokal. Ia berharap SD Muhati dapat terus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Bidang Pendidikan PDM Pati Taufik, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Pati Sutowo, serta Abdi dari Korwil Dikdas Sukolilo. Pagelaran semakin semarak dengan dukungan tim artistik, di antaranya Player Kepala MIM Al Akbar Pandeyan serta penampilan vokal oleh Ustadz Nuruddin, Kepala SD Muhammadiyah Sambon.

Melalui peringatan Milad ke-19 ini, SD Muhati Pati meneguhkan langkah untuk terus menjadi sekolah Muhammadiyah yang mandiri, berkarakter Qurani, dan berorientasi pada kemajuan pendidikan umat dan bangsa. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!