SOLO, MENARA62.COM — Muhammadiyah Surakarta melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan nasional. Kali ini, MDMC Surakarta mengirimkan relawan ahli Water Sanitation and Hygiene (WASH) beserta alat bor sumur untuk memperkuat layanan air bersih bagi korban banjir di Provinsi Aceh.
Dua relawan yang diberangkatkan, Bambang Eko dan Nur Taufiq, merupakan personel berpengalaman di bidang pengolahan air dan lingkungan hidup. Sebelumnya, MDMC Surakarta juga telah mengirim dua personel ahli data informasi dan geologi yang bertugas di Posko Koordinasi Banda Aceh.
Keberangkatan relawan dilepas langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta KH. Anwar Sholeh, M.Hum., bersama Wakil Ketua PDM Joko Riyanto serta jajaran pimpinan MDMC Surakarta. Dalam pesannya, KH. Anwar Sholeh menekankan pentingnya niat kemanusiaan yang dilandasi keikhlasan dan kepatuhan pada aturan kebencanaan.
“Relawan harus tetap bertugas mencari rida Allah, memegang hukum yang berlaku, serta menjalankan fiqih kebencanaan. Koordinasi dan satu komando dengan struktur Muhammadiyah harus dijaga,” ujarnya.
Ketua MDMC Surakarta, Teguh Wahyudi, menjelaskan bahwa pengiriman relawan disertai satu unit mobil yang mengangkut mesin bor sumur dan bantuan logistik. Bantuan tersebut meliputi sembako, pakaian, perlengkapan salat, hygiene kit, makanan bergizi, dan susu yang dikirim melalui jalur darat.
“Sebagian besar penyintas masih kesulitan mendapatkan air bersih. Relawan kami akan memperkuat tim WASH di Aceh dengan masa tugas minimal satu bulan,” kata Teguh.
Selain itu, MDMC Surakarta juga sebelumnya mengirim tiga personel melalui Tim Jawa Tengah yang bertugas di Tapanuli Selatan dan kini bergeser ke Aceh Tamiang untuk mendukung distribusi logistik dan pembangunan hunian sementara (huntara).
Sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan, MDMC Surakarta turut membuka penggalangan dana bagi wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui langkah ini, Muhammadiyah Surakarta berharap kebutuhan dasar air bersih bagi para penyintas dapat segera terpenuhi dan proses pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat. (*)

