SUKOHARJO, MENARA62.COM — SD Muhammadiyah Palur menggelar pembagian laporan hasil belajar Sumatif Tengah Semester (STS) 2 Tahun Ajaran 2025/2026 pada Jumat (10/4). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat transparansi pendidikan sekaligus membuka ruang dialog antara guru dan orang tua.
Bertempat di lingkungan sekolah, kegiatan berlangsung tertib dengan dihadiri orang tua dan wali murid yang datang untuk menerima hasil evaluasi belajar putra-putri mereka selama setengah semester. Berbeda dari pembagian rapor akhir semester, pembagian STS kali ini difokuskan sebagai ajang konsultasi mendalam.
Proses pembagian dilakukan di masing-masing ruang kelas guna menciptakan suasana yang lebih privat dan kondusif. Selain menerima rapor, para orang tua diberi kesempatan berdialog langsung dengan wali kelas untuk membahas perkembangan belajar, kendala yang dihadapi siswa, hingga potensi yang perlu dikembangkan.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SD Muhammadiyah Palur, Hanif Khairudin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Hasil STS ini menjadi cermin awal bagi siswa dan orang tua untuk melihat sejauh mana materi semester genap terserap. Kami berharap evaluasi ini dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat,” ujarnya.
Salah satu wali murid, Susilo Dwi Hastuti, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai hubungan harmonis antara guru dan orang tua merupakan fondasi utama dalam menciptakan proses pendidikan yang efektif.
“Guru bukan lawan orang tua dan orang tua bukan pengawas guru. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni membantu anak meraih cita-cita dan menjadi pribadi yang baik,” ungkapnya.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para wali murid. Kehadiran mereka secara tepat waktu mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung pendidikan anak.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Palur berharap sinergi antara sekolah dan orang tua semakin erat, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi perkembangan siswa, baik secara akademik maupun karakter. (*)

