30 C
Jakarta

PDM Surakarta Gelar Bimtek Ekosistem Digital Muhammadiyah

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) Ekosistem Digital Muhammadiyah melalui program SATUMU, Ahad (8/2/2026), di Aula Balai Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi tata kelola organisasi Muhammadiyah berbasis digital yang terintegrasi dari tingkat pusat hingga ranting.

SATUMU merupakan platform digital terpadu yang dirancang untuk membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan, organisasi, iuran, serta berbagai layanan administratif lainnya. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan organisasi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua PDM Kota Surakarta, Drs. KH Anwar Sholeh, M.Hum, saat membuka acara menegaskan bahwa Muhammadiyah harus berada di garis depan dalam inovasi dan kemajuan teknologi. Menurutnya, kehadiran SATUMU dan aplikasi MASA menjadi terobosan penting dalam mendukung pengelolaan organisasi secara modern.

“Platform ini akan membawa efisiensi dalam pengelolaan organisasi di berbagai tingkatan Muhammadiyah. Kami berterima kasih kepada seluruh panitia dari unsur PDM, LPCRM, serta MPI PDM Surakarta yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.

Bimtek tersebut diikuti oleh perwakilan dari 7 Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan 61 Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Kota Surakarta. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari tim Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang hadir sebagai fasilitator pelatihan.

Dalam pemaparannya, fasilitator menjelaskan latar belakang pengembangan platform SATUMU serta fungsi aplikasi MASA dalam mendukung sistem digital Persyarikatan. Cabang dan ranting yang telah ditunjuk sebagai Agen dan Verifikator dibimbing secara teknis agar mampu mengoperasikan sistem untuk pengelolaan data organisasi secara terpadu.

“Platform ini menjadi fondasi utama dalam membangun Satu Data Muhammadiyah serta memperkuat transformasi tata kelola Persyarikatan secara menyeluruh,” ungkap fasilitator.

Sementara itu, Azhari selaku panitia dari unsur PDM Surakarta menyampaikan bahwa pelatihan ini menargetkan peningkatan kapasitas cabang dan ranting dalam memanfaatkan layanan digital berbasis data, keanggotaan, keuangan, dan administrasi organisasi.

“Harapannya, setelah bimtek ini, pengelolaan organisasi di tingkat cabang dan ranting menjadi lebih efektif, efisien, serta terdokumentasi dengan baik melalui sistem digital Muhammadiyah,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, PDM Surakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital Persyarikatan Muhammadiyah, sekaligus memperkuat tata kelola organisasi yang modern, transparan, dan berbasis data. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!