Program pembinaan keislaman ini bertujuan menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, khususnya sikap berbakti kepada orang tua atau birrul walidain. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Panitia Hj. Sri Muryati dan secara resmi dibuka Ketua PCA Banyudono, Hj. Sri Widayati, S.Sos.
Dalam sambutannya, Sri Widayati menegaskan pentingnya pendidikan akhlak dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
“Melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu memahami pentingnya pengendalian diri, menjalani kehidupan secara islami, serta mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi edukatif dan spiritual. Di antaranya membedah makna bacaan salat untuk meraih kekhusyukan, mengendalikan pikiran dan mengelola hati, tuntunan Islam dalam menghadapi ujian hidup, hingga fiqih zakat.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan bagi peserta. Layanan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Puskesmas Banyudono 1, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan fisik selain pembinaan spiritual.
Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keislaman dan memperkuat spiritualitas. Selain itu, mereka juga didorong untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, termasuk membangun hubungan harmonis, mengendalikan diri, serta aktif dalam kegiatan sosial seperti infak, sedekah, dan zakat.
PCA Banyudono berharap Pesantren Birrul Walidain dapat menjadi program pembinaan berkelanjutan dalam mencetak pribadi yang beriman, berakhlak mulia, tangguh, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. (*)