BANDUNG, MENARA62.COM — Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di lantai dua Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752.
PKM tersebut diikuti oleh anggota Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (NA) se-Kota Bandung. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan perempuan dalam memasuki dunia kerja.
Ketua Pelaksana Kegiatan Tasya Augustiya menjelaskan bahwa kegiatan PKM ini merupakan bagian dari pelaksanaan dana hibah yang diperoleh dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui program RisetMu batch ke-9.
“Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kami mendapatkan dana hibah dari Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui RisetMu batch ke-9,” ujar Tasya di sela-sela kegiatan.
Dia menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Bandung tersebut bertujuan membekali perempuan NA agar lebih siap saat melamar pekerjaan yang sesuai dengan minat dan potensinya.
Menurut Tasya, tingkat partisipasi tenaga kerja perempuan di Indonesia masih tergolong rendah. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini pihaknya berupaya mendorong kader Nasyiatul Aisyiyah agar menjadi lebih mandiri dan percaya diri, khususnya dalam proses mencari dan melamar pekerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai bekal penting, mulai dari pelatihan wawancara kerja hingga pengenalan potensi diri. Metode yang digunakan pun bersifat interaktif melalui diskusi, simulasi wawancara, arahan karier, dan pelatihan penulisan curriculum vitae (CV).
Melalui pelatihan ini, Tasya berharap perempuan di lingkungan Nasyiatul Aisyiyah dapat memiliki keyakinan diri yang kuat dalam meraih pekerjaan impian. Dia juga menekankan pentingnya keberanian perempuan untuk tidak terpaku pada pekerjaan formal di perusahaan.
Menurutnya, perempuan memiliki fleksibilitas yang besar dalam menentukan dan mengembangkan karier, baik di sektor formal maupun nonformal, sesuai dengan kemampuan dan pilihan hidup masing-masing.
Sementara itu, Ketua PDNA Kota Bandung Febriyani Nuril Akmaliyah mengaku bersyukur dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan PKM ini. Dia menilai program ini sangat bermanfaat bagi perempuan Nasyiatul Aisyiyah di Kota Bandung yang berada pada usia produktif dan tengah mempersiapkan masa depan karier.
Febriyani berharap para peserta dapat memperoleh pekerjaan yang ideal dan sesuai dengan keterampilan yang dimiliki di bidang masing-masing. “Mudah-mudahan pekerjaan yang dijalani ke depan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang banyak,” pungkasnya. (FK)
