BOYOLALI, MENARA62.COM — Pekan Olahraga, Sains, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (PORSIMU) ke-3 Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin, 19 Januari 2026. Ajang bergengsi bagi siswa SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali ini digelar di GOR Budi Langgeng, Ngemplak, dan menjadi momentum dimulainya kompetisi olahraga serta akademik berbasis nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.
Pembukaan PORSIMU 2026 berlangsung meriah dengan dihadiri kepala sekolah, guru pendamping, panitia, serta ratusan siswa dari berbagai SD/MI Muhammadiyah. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua FKKS SD/MIM Kabupaten Boyolali, Agus Sutrisno, S.Pd.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa PORSIMU bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wahana pembentukan karakter siswa. Ia menekankan pentingnya sportivitas, persaudaraan, serta penanaman nilai-nilai Islami dalam setiap kompetisi.
“PORSIMU menjadi sarana membangun karakter siswa Muhammadiyah agar berprestasi, sportif, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ketua Panitia PORSIMU 2026, Mustamik, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik di bidang olahraga, sains, maupun Al-Islam Kemuhammadiyahan.
Cabang olahraga yang dipertandingkan pada PORSIMU 2026 meliputi futsal yang diikuti 36 grup, bulu tangkis dengan 24 grup, serta tenis meja yang diikuti 24 peserta. Selain itu, lomba nyanyi tunggal juga digelar dengan jumlah peserta sebanyak 33 siswa.
Sementara itu, Olimpiade Sains Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026 di Kompleks Muhammadiyah Karanggede, dengan total peserta mencapai 77 siswa.
Melalui PORSIMU 2026, diharapkan lahir generasi Muhammadiyah Boyolali yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta mampu mempererat ukhuwah antar sekolah SD/MI Muhammadiyah di wilayah tersebut. (*)

