30 C
Jakarta

PPJI Kota Bekasi Gelar Lomba Menu Sehat MBG, Ajak SPPG Inovatif dan Kreatif

Baca Juga:

BEKASI – Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kota Bekasi menggelar kegiatan Lomba Menu Sehat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Stadion Patriot, Minggu (12/4/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-29 Kota Bekasi sekaligus mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat melalui program MBG tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Satia Sriwijayanti Anggraini dan Ketua PPJI Kota Bekasi Sunarti Atmaja serja beberapa pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif PPJI Kota Bekasi yang menggelar kegiatan lomba menu MBG. Lomba ini menjadi penting untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi di kalangan pengelola SPPG atau dapur MBG dalam menyajikan menu MBG.

“Inovasi menu itu penting, mengingat program MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga harus memperhatikan rasa, variasi, dan tampilan makanan agar menarik bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Menuurt Wai Kota, menu MBG yang disajikan harus bervariasi dan menarik. Tidak hanya mengejar kenyang atau nilai gizi, tetapi juga rasa dan penyajian, karena itu menentukan minat anak-anak untuk makan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka stunting. Menurutnya, penanganan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sebelum pernikahan, melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan.

“Bapak Presiden tahu betul bahwa hari ini masih banyak anak-anak kita yang kemudian kekurangan gizi. Sehingga proses stunting yang memang ini berangkatnya mulai dari sekolah. Tetapi kita juga tidak pernah lupa bahwa stunting itu harus dimulai dari sebelum peranikah. Peranikahnya kita perhatikan. Agar apa? Agar stuntingnya bisa diminimasi,” lanjut Wali Kota.

Tri Adhianto juga mengapresiasi peran para tenaga kesehatan dan penyelenggara makanan yang terlibat dalam program tersebut. Ia mengingatkan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, mengingat dampaknya terhadap kualitas generasi masa depan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sumber daya manusia di Kota Bekasi. “Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang sehat, cerdas, dan bahagia,” tambahnya.

Ajang Kompetisi sekaligus Edukasi

Sementara itu, Ketua PPJI Kota Bekasi, Sunarti, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo Subianto serta memperingati Hari Ulang Tahun ke-29 Kota Bekasi.

Para pemenang lomba menu sehat MBG

Sunarti menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara PPJI Kota Bekasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, organisasi kesehatan, serta Badan Gizi Nasional. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong terciptanya inovasi menu yang sehat, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Melalui lomba ini kami berharap peserta dapat menunjukkan kreativitas dalam menyajikan menu yang tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga memenuhi prinsip gizi seimbang dan higienitas pangan dengan anggaran sesuai standar MBG yakni Rp10.000,” ujar Sunarti.

Ia juga melaporkan bahwa lomba tersebut diikuti oleh 61 peserta dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Bekasi, baik yang telah memiliki sertifikasi maupun yang masih dalam proses pemenuhan standar.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan motivasi bagi para pengelola SPPG untuk terus meningkatkan kualitas penyajian makanan bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini bisa memperkuat kapasitas para pengelola dalam menghadirkan makanan yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.

Sunarti turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari penyelenggara, sponsor, hingga peserta yang berpartisipasi dengan penuh semangat.

Ia juga menyampaikan bahwa pada pelaksanaan tahap awal (batch 1), para peserta telah menunjukkan kreativitas tinggi dalam menyusun menu, meskipun dengan keterbatasan anggaran. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi tetap bisa dilakukan secara optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Satia Sriwijayanti Anggraini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Menu Sehat MBG yang digelar PPJI Kota Bekasi. Ini menjadi langkah nyata dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa PPJI Kota Bekasi merupakan perhimpunan pengusaha jasa boga di tingkat kota yang beranggotakan puluhan pelaku usaha kuliner. Inisiatif penyelenggaraan lomba ini dinilai penting, terutama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait standar menu MBG yang sehat, bergizi, dan layak konsumsi.

“Kegiatan ini menjawab berbagai persepsi negatif terkait menu MBG. Dengan anggaran sekitar Rp10.000, ternyata menu yang disajikan tetap bisa berkualitas, menarik, dan memenuhi standar gizi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memberikan masukan terhadap menu makanan yang disajikan. Hal ini dinilai penting agar program MBG benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan selera penerima manfaat.

Disebutkan bahwa lomba serupa baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia dan ke depan direncanakan akan diterapkan di berbagai kota lainnya. “Kota Bekasi menjadi pelopor kegiatan ini. Harapannya bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” tutupnya.

Adapun pemenang berturut-turut, juara 1 diraih SPPG Jati Raden, juara 2 SPPG Harapan Jaya 3, juara 3 SPPG Mustikasari, juara harapan 1 SPPG Jatiasih 2, juara harapan 2 SPPG Teluk Pucung 1 dan juara harapan 3 diraih SPPG Cimuning 2.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!