30 C
Jakarta

Pusat BTM Jawa Tengah Keluarkan 5 Jurus Hadapi Tsunami Microfinance

Baca Juga:

CILACAP – JAWA TENGAH MENARA62.COM – Menghadapi tantangan dalam pengembangan microfinance di tahun 2026 dimana telah banyak terjadi microfinance yang berguguran atau tsunami dikarenakan persaingan bisnis dan tata kelola. Pusat Baitut Tamwil Muhammadiyah Jawa Tengah, mengeluarkan 5 jurus solusi. Hal ini disampaikan oleh General Manager PusatĀ  BTM Jawa Tengah, Achmad Suud, di acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) BTM Cilacap, Jawa Tengah hari ini Sabtu (28/3/2026).

5 jurus itu diantaranya, pertama, perlunya Pengembangan sumber daya manusia,yaitu dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM yang amanah,kompeten,profesional dan memahami prinsip syariah. Kedua, pentingnya inovasi produk dan layanan seperti mengembangkan kualitas produk dan kualitas pelayanan yang sesuai dengan prinsip syariah dan kebutuhan masyarakat.

Ketiga, diperlukan digitalisasi dan pemanfaatan teknologi terutama teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. Keempat, merajut kerja sama dan kolaborasi, yaitu meningkatkan kerja sama dengan lembaga lain dan stakeholder untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.

Terakhir kelima, urgensinya pengawasan yang efektif sehingga mampu meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat.

Kelima jurus inilah, kata Suud, sebagai solusi yang harus diimplementasikan oleh BTM dalam menghadapi tsunami microfinance saat ini agar terus tumbuh dan berkelanjutan. Agar peluang ini dapat dikelola dengan baik, maka kemampuan pengurus dan pengelola dalam menghadapi tantangan hendaknya perlu ditingkatkan melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi, agar amanah yang diembannya dapat ditunaikan dengan baik.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!