SOLO, MENARA62.COM – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, Selasa (31/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Surakarta ini menjadi bagian dari agenda turba (turun ke bawah) dalam rangka penguatan program prioritas organisasi tahun 2026.
Acara tersebut dihadiri jajaran lengkap Muhammadiyah Kota Surakarta, meliputi anggota PDM, pimpinan UPP, organisasi otonom (ORTOM), serta pimpinan cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Surakarta.
Dari PWM Jawa Tengah, hadir Wakil Ketua Prof. Dr. KH. Abdul Fattah Santoso, M.A., Sekretaris PWM Jawa Tengah H. Dodok Sartono, S.E., M.M., serta tim dari kantor PWM Jawa Tengah, termasuk Ikhwanussoffa.
Sekretaris PWM Jawa Tengah, Dodok Sartono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari silaturahmi turba PWM ke seluruh PDM di Jawa Tengah. Tujuannya tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga memastikan implementasi program strategis organisasi berjalan optimal.
“Silaturahmi ini dimaksudkan untuk mengingatkan kembali komitmen kita terhadap prioritas program kerja Muktamar ke-48, khususnya target tahun 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, terdapat tiga fokus utama dalam kunjungan tersebut. Pertama, penguatan komitmen terhadap program prioritas Muhammadiyah. Kedua, percepatan aktivasi sistem digital SatuMu di seluruh tingkatan, mulai dari PDM, PCM hingga PRM, termasuk penguatan penggunaan e-KTA Muhammadiyah bagi anggota.
Ketiga, PWM Jawa Tengah juga melakukan verifikasi faktual terhadap capaian Key Performance Indicator (KPI) masing-masing PDM. Hal ini dilakukan untuk memastikan data yang telah diinput dalam sistem TPE benar-benar valid dan didukung bukti autentik seperti dokumen, foto, maupun video.
“Validitas data sangat penting agar database persyarikatan benar-benar sahih dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Dodok.
Sementara itu, Sekretaris PDM Kota Surakarta, Drs. H. Rohani, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat strategis dalam menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarstruktur organisasi Muhammadiyah.
“Kami menghadirkan unsur UPP, ORTOM, dan PCM agar pemahaman terhadap program prioritas ini bisa merata. Harapannya, seluruh elemen dapat mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Menurutnya, program SatuMu menjadi salah satu inovasi penting dalam mendukung modernisasi organisasi, khususnya dalam pengelolaan data dan administrasi keanggotaan Muhammadiyah.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program prioritas Muhammadiyah tahun 2026, sekaligus memperkuat koordinasi lintas struktur organisasi di tingkat daerah.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Muhammadiyah Kota Surakarta optimistis dapat berkontribusi maksimal dalam mewujudkan target persyarikatan secara berkelanjutan. (*)


