SUKOHARJO, MENARA62.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Palur melalui kegiatan “Ramadhan Berbagi dan Menginspirasi 1447 H”. Kegiatan ini digelar di Masjid An Nuur Turen, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Ahad (15/3/2026).
Acara yang berlangsung pukul 07.00–10.30 WIB tersebut dikemas dalam bentuk Tabligh Akbar sekaligus penyerahan bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 821 penerima manfaat mendapatkan bantuan, terdiri atas 525 dhuafa, 184 anak yatim, dan 112 guru TPQ se-Desa Palur. Masing-masing menerima bingkisan senilai Rp100 ribu.
Kegiatan sosial keagamaan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bekonang, serta Kepala Desa Palur beserta perangkat desa.
Dalam sambutannya, Djumari S.Ag., M.Si. mengingatkan pentingnya peran umat Islam sebagai khalifah di muka bumi yang membawa manfaat bagi sesama.
“Seorang muslim hendaknya bersemangat menjalankan tugasnya sebagai khalifah di bumi, seperti matahari yang terus bersinar menerangi bumi dan mengusir kabut gelap. Salah satunya dengan berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Menurutnya, berbagi tidak selalu diukur dari besar kecilnya bantuan, tetapi dari kemampuan menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama.
“Berbagi bukan soal besar atau kecilnya, tetapi bagaimana menggugah rasa empati dan kepedulian kita,” tegasnya.
Ketua panitia kegiatan, Dra. Sri Karyani, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan banyak pihak. Di tengah kesibukannya sebagai pengawas sekolah, ia tetap berupaya mengoordinasikan berbagai pihak demi kesuksesan acara.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak terkumpul dana sebesar Rp85.130.000,” ungkapnya.
Penyerahan bingkisan secara simbolis dilakukan oleh sesepuh Muhammadiyah, Ali Sofyan, kepada perwakilan penerima manfaat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Nasrul Harahap, M.Pd.
Dalam ceramahnya, Nasrul menyampaikan bahwa kebiasaan baik dapat membentuk karakter jika dilakukan secara konsisten, setidaknya selama 21 hari. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan membangun karakter yang lebih baik.
Ia juga memberikan empat tips sederhana untuk membangun kedekatan dalam keluarga, yakni memberikan pujian, sentuhan fisik, kebersamaan (quality time), serta apresiasi atau hadiah.
“Dengan kedekatan, nasihat akan lebih mudah masuk ke dalam hati orang-orang yang kita cintai,” tuturnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Darmadi, S.Pd.I. sekaligus pelepasan armada penyalur bingkisan kepada para penerima manfaat.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap semangat berbagi di bulan Ramadan dapat terus menginspirasi masyarakat untuk istiqamah dalam menebar kebaikan dan kepedulian sosial. (*)
