SOLO, MENARA62.COM – Perpustakaan sekolah menjadi salah satu sarana strategis dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan memperluas wawasan siswa, mahasiswa KKN-Dik FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang ditugaskan di MTs Muhammadiyah 3 Kerjo Karanganyar, mengadakan kegiatan revitalisasi pada perpustakaan di sekolah tersebut.
Kegiatan ini diikuti oleh beberapa peserta didik sebagai upaya dorongan budaya literasi dan minat baca yang tinggi. Kegiatan ini bertujuan menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai ruang belajar yang nyaman, aktif, dan menyenangkan siswa.
Rangkaian kegiatan dimulai pada hari Kamis (22/1), dengan membersihkan ruangan perpustakaan, menata ulang rak dan koleksi buku agar lebih mudah di akses sesuai kebutuhan para peserta didik, hingga menghias serta mendekorasi ruangan dengan tampilan yang lebih menarik dan nyaman.
Selain pembenahan fisik, perpustakaan juga dilengkapi dengan koleksi buku digital (e-book) yang dapat diakses oleh siswa, sehingga mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan memperluas sumber literasi.
Muhammad Farrellian Jordan Prasetya, selaku Mahasiswa KKN-DIK UMS, mengungkapkan bahwa penambahan buku digital (e-book) dapat memperkuat literasi digital siswa.
“Penambahan e-book di perpustakaan sekolah menjadi langkah strategis dalam mendukung literasi digital dan menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan teknologi,” ungkapnya, Selasa (24/3).
Pada e-book tersebut, terdapat dua klasifikasi jenis buku, yaitu buku fiksi dan non-fiksi. Buku tersebut dijadikan satu dalam google drive sehingga siswa dapat mudah mengakses e-book dengan mudah dan dimana saja.
Kepala sekolah, Siti Indrasti S.Pd.I., mengaku bahwa seminggu terakhir setelah adanya revitalisasi, kunjungan siswa pada tiap harinya semakin meningkat daripada sebelum kegiatan revitalisasi.
“Respon guru dan siswa sangat senang karena dapat meningkatkan budaya literasi pada lingkungan Madrasah. Strategi dalam menjaga dan mengelola perpustakaan agar tetap aktif yaitu dengan pengelolaan dan manajemen perpustakaan dengan mencatat seluruh buku, mencatat kunjungan siswa serta pelayanan yang ramah bagi siswa yang berkunjung ke perpustakaan,” ujarnya.
Harapannya kegiatan revitalisasi perpustakaan yang dilakukan pada Senin (3/2) itu, semakin bertambahnya koleksi buku-buku perpustakaan, banyak kunjungan dari siswa untuk menerapkan budaya literasi, dan menjadikan perpustakaan berbasis digital. (*)
