30 C
Jakarta

Safari Ramadhan Boyolali Perkuat Dakwah dan Filantropi

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali menggelar Safari Ramadhan Kajian Munadharah 1447 H di halaman SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi dakwah dan filantropi melalui kolaborasi Lazismu Boyolali dan PDM Boyolali.

Acara yang berlangsung pukul 14.00 hingga 18.00 WIB tersebut dihadiri ratusan jamaah dari berbagai unsur Muhammadiyah dan masyarakat sekitar. Hadir sebagai narasumber, Fauzul Hanif Noor, A., Lc., M.Sc dari Lazismu Wilayah Jawa Tengah dan KH Jindar Wahyudi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boyolali.

Dalam pemaparannya, Fauzul Hanif Noor menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat iman sekaligus mengoptimalkan gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk solidaritas sosial umat Islam.

“Ramadhan bukan hanya tentang ibadah individual, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah yang terkelola dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, KH Jindar Wahyudi menyampaikan pentingnya menjaga istiqamah dalam beribadah, terutama setelah Ramadhan berakhir. Ia menekankan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari umat Islam.

“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup manusia. Ia memberi ketenangan, menjadi pedoman, dan kelak memberi syafaat bagi yang membacanya,” tuturnya.

Perwakilan PDM Boyolali, Aminudin Aziz, dalam sambutannya juga memaparkan berbagai program dakwah dan pemberdayaan yang telah dijalankan Muhammadiyah di Boyolali, termasuk penguatan gerakan filantropi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banyudono, Danto Krissuwarno, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Banyudono sebagai tuan rumah kegiatan. Ia juga menjelaskan berbagai program filantropi yang telah berjalan, termasuk penggalangan zakat, infak, dan sedekah melalui Kantor Layanan Lazismu.

“Kami berharap gerakan filantropi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat peran Muhammadiyah dalam pelayanan sosial,” ujarnya.

Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, turut menyampaikan rasa syukur atas antusiasme jamaah yang memadati lokasi kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” katanya.

Suasana kajian berlangsung khidmat dan penuh semangat. Safari Ramadhan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara lembaga pendidikan, persyarikatan, dan lembaga filantropi dalam memperkuat dakwah serta meningkatkan kesejahteraan umat.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah Boyolali berharap semangat Ramadhan tidak hanya berhenti pada ibadah ritual, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata melalui gerakan filantropi yang berdampak luas bagi masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!