SOLO, MENARA62.COM — SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta menggelar rangkaian kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis (15/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mushola dan lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru dengan penuh antusias dan khidmat.
Acara diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah di halaman sekolah. Kegiatan ini menjadi sarana pembiasaan ibadah sekaligus mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah. Setelah itu, siswa mengikuti murojaah bersama untuk memperkuat hafalan dan pemahaman ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Suasana semakin semarak dengan digelarnya pawai Isra Mi’raj. Seluruh siswa mengenakan busana islami dan membawa ornamen bertema Isra Mi’raj. Pawai ini tidak hanya menjadi media ekspresi kreatif siswa, tetapi juga sarana edukatif untuk mengingat dan mensyukuri peristiwa agung perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kajian keislaman yang disampaikan oleh Rio Estetika, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan makna dan hikmah Isra Mi’raj dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa, sehingga pesan spiritual dapat tersampaikan secara mendalam dan menyentuh hati.
Sebagai puncak acara, sekolah memutar film dokumenter tentang Isra Mi’raj yang dipandu oleh guru bersama siswa. Melalui media audio visual ini, peserta didik diajak memahami peristiwa Isra Mi’raj secara lebih utuh sekaligus meneladani keimanan dan keteguhan Nabi Muhammad SAW.
Kepala SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta, Agus Triono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan, tetapi perjalanan hati untuk semakin dekat dengan Allah SWT. Melalui pawai, kajian, dan aktivitas kreatif, siswa tidak hanya mengetahui, tetapi juga merasakan nilai spiritual yang membentuk karakter mulia,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta berharap dapat menumbuhkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran spiritual yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. (*)

