30 C
Jakarta

SMA Muhammadiyah Salareh Aia Bangkit Pascabanjir, MUI Salurkan Bantuan Pembangunan Kelas

Baca Juga:

SUMBAR, MENARA62.COM – SMA Muhammadiyah Salareh Aia, salah satu amal usaha Muhammadiyah yang terdampak banjir bandang pada 2025, terus menunjukkan semangat bangkit. Sekolah ini direncanakan akan dibangun kembali di atas tanah hibah seluas 1.400 m². Selain itu, Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) juga akan dibangun kembali di atas tanah wakaf seluas ±21.567 m² yang berada di wilayah Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kedua lembaga pendidikan tersebut bertekad untuk terus melayani anak bangsa dalam memperoleh pendidikan yang layak. Hingga saat ini, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di tenda-tenda darurat. “Jika hujan turun, para siswa terpaksa pindah belajar ke Masjid Taqwa Muhammadiyah,” ujar Buya Amirsyah saat melakukan peninjauan ke lokasi, Sabtu (11/4/26).

Dalam kesempatan tersebut, Buya Amirsyah juga menyerahkan bantuan dari MUI sebesar Rp200 juta untuk pembangunan satu ruang kelas. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan sarana pendidikan pascabencana.

Diketahui, banjir bandang yang terjadi pada 27 November 2025 melanda sejumlah wilayah, khususnya Nagari Salareh Aia, Jorong Seberang Air, dan Kampung Tengah Barat. Bencana hidrometeorologi ini menyebabkan ribuan warga terisolasi selama 12 hari akibat terputusnya akses jalan.

Hingga kini, para siswa masih belajar dengan fasilitas terbatas di tenda darurat. Meski demikian, secara akademik SMA Muhammadiyah Salareh Aia tetap berkomitmen menjalankan proses pendidikan dengan segala keterbatasan.

Sekolah yang berlokasi di Kampung Tangah, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam ini merupakan salah satu lembaga pendidikan Muhammadiyah yang aktif mencetak generasi bangsa.

Penyerahan bantuan dari MUI diserahkan langsung kepada Kepala SMA Muhammadiyah Salareh Aia, Puspa Nalfirah, S.Pd.Gr, untuk pembangunan satu dari tiga ruang kelas yang direncanakan. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Suarto Khatib Basa selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Agam, Ketua PCM Salareh Aia Safriul, serta keluarga besar Muhammadiyah setempat.

Pembangunan gedung baru ditargetkan selesai pada tahun ajaran 2026/2027, dengan total tiga ruang kelas baru untuk SMA dan MTs. Diharapkan, keberadaan fasilitas tersebut semakin memperkuat peran Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta meningkatkan kepercayaan masyarakat yang telah mewakafkan dan menghibahkan tanahnya untuk kemajuan pendidikan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!