MAKASSAR, MENARA62.COM – SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta berhasil meraih tujuh medali dalam ajang OlympicAD VIII Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Makassar pada (12–14/2/2026). Tujuh medali tersebut terdiri atas empat medali emas dan tiga medali perak dari berbagai cabang perlombaan.
Kepala SMP Muhammadiyah PK Surakarta, Muhdiyatmoko, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian para siswa dan guru yang telah berjuang di tingkat nasional. Ia mengungkapkan bahwa sekolah mengirimkan 12 peserta dengan target tinggi. “Kita mengirim 12 peserta, ya targetnya ya 12 medali emas lah,” kata Muhdiyatmoko optimistis.
Menurutnya, capaian tujuh medali ini merupakan hasil kerja keras, latihan intensif, serta doa dan dukungan dari seluruh warga sekolah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembimbing dan siswa yang telah mempersiapkan diri secara maksimal.
“Terima kasih kepada guru dan siswa-siswi yang sudah mempersiapkan diri dan bertanding dalam laga perlombaan tingkat nasional ini. Harapannya mental para anak-anak kami ini semakin terasah, sehingga bukan menang dan kalahnya, tapi mental juara itu akan selalu terbangun dalam diri anak-anak kami,” tuturnya.
Empat medali emas diraih dalam empat cabang lomba berbeda. Ustazah Nurul Fitria, S.Si., guru Fisika, berhasil meraih medali emas pada kategori Inovasi Media Pembelajaran. Sementara itu, Fatiha Naimada Syarafana menyabet medali emas cabang News Reading. Medali emas Olimpiade Matematika diraih Nismara Pragya Chedrina Agung. Adapun cabang Film Indie sukses meraih medali emas melalui kolaborasi Lynn Ardianto, Rahmatullah Raka Raharjo, dan Prasisto Abid.
Selain emas, tiga medali perak juga berhasil dibawa pulang. Naura Prashanti meraih medali perak pada cabang Story Telling. Danestha Athaya Raendra memperoleh medali perak di cabang Kaligrafi. Sementara itu, Kinartyas Aqilla Wahyuningrum bersama Rashya Wardhana meraih medali perak pada kategori Majalah Sekolah.
Salah satu peraih medali emas, Fatiha Naimada Syarafana, mengaku senang dan terharu atas keberhasilan yang diraih. Ia menceritakan perlombaan ini adalah pengalaman pertamanya maka ia mempersiapkan diri semaksimal mungkin. “Alhamdulillah saya sangat bahagia dan bangga atas prestasi ini. Terima kasih Ustaz-Ustazah atas bimbingannya,” ujarnya.
OlympicAD Nasional VIII merupakan ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional yang diikuti lebih dari 8.000 pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. Sebanyak 73 kategori lomba dipertandingkan dalam ajang tersebut. Setiap kategori menetapkan 15 pemenang, dengan lima peraih juara pertama mendapatkan medali emas, lima juara kedua meraih medali perak, dan lima juara ketiga memperoleh medali perunggu. (*)

