SOLO, MENARA62.COM – Upaya penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) terus digencarkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta melalui kolaborasi lintas majelis. Kali ini, Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas bersama Majelis Pendidikan PDM Surakarta menggelar Tarawih Bersama Siswa Sekolah Muhammadiyah jenjang SMA/SMK/MA, Selasa (24/2/2026), di Masjid Balai Muhammadiyah Surakarta.
Kegiatan yang telah memasuki tahun kedua ini menghadirkan sekitar 150 siswa dari SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Para siswa mengikuti rangkaian salat Isya, tarawih, dan penguatan materi Kemuhammadiyahan dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Sekretaris Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta, H. Wiwit Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ideologi dan karakter kader Muhammadiyah sejak usia sekolah.
“Alhamdulillah malam ini kami dapat melaksanakan tarawih bersama siswa SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Tujuan utama kegiatan ini adalah penguatan Kemuhammadiyahan serta mengenalkan kepada siswa titik nol dakwah persyarikatan Muhammadiyah di Surakarta, yaitu Balai Muhammadiyah,” ujarnya usai acara.
Ia menegaskan, program ini dirancang menjadi agenda rutin setiap Ramadan sebagai bagian dari pembinaan kader persyarikatan. Menurutnya, pengenalan sejarah dan pusat gerakan Muhammadiyah di tingkat daerah penting agar siswa memiliki ikatan emosional dan ideologis dengan organisasi.
“Insyaallah kegiatan ini akan terus kami selenggarakan setiap Ramadan. Harapannya, lahir kader-kader Muhammadiyah yang militan, berakhlak, dan siap melanjutkan estafet dakwah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, Siti Lestari, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada peserta didiknya, khususnya siswa kelas X, untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Tabligh dan Majelis Pendidikan PDM Surakarta. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sangat bermanfaat bagi siswa kami. Semoga ke depan kelas lain juga dapat mengikuti kegiatan serupa,” ungkapnya.
Tarawih bersama ini menjadi bagian dari strategi pembinaan karakter religius dan penguatan nilai AIK di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Selain meningkatkan kualitas ibadah Ramadan, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara sekolah dan struktur persyarikatan di tingkat daerah.
Melalui kolaborasi berkelanjutan, Muhammadiyah Surakarta berharap generasi muda tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam ideologi, spiritualitas, dan komitmen dakwah. (*)
