SOLO, MENARA62.COM – Kegiatan Tarawih Bersama Siswa Sekolah Muhammadiyah Surakarta kembali digelar sebagai upaya penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Program kolaborasi antara Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta bersama Majelis Pendidikan PDM Surakarta ini dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) di Masjid Balai Muhammadiyah, Jalan Teuku Umar No. 5, Keprabon, Banjarsari, Kota Surakarta.
Pada malam perdana untuk jenjang SMA/SMK/MA, kegiatan diikuti oleh siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat atau SMA Muhammadiyah Program Khusus Kota Surakarta. Ratusan siswa hadir dengan didampingi 10 guru pendamping untuk mengikuti Salat Tarawih dan tausiah Ramadan.
Sinergi Majelis untuk Memakmurkan Masjid
Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta, H. A. Sukidi, menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Bersama ini telah berlangsung sejak tahun lalu dan menjadi agenda rutin selama Ramadan.
“Alhamdulillah pada malam hari ini kita mengawali tarawih bersama siswa-siswi sekolah Muhammadiyah. Malam ini dari SMA Muhammadiyah Program Khusus Kota Surakarta melaksanakan jadwal tarawih bersama di Masjid Balai Muhammadiyah. Kegiatan ini merupakan sinergi Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas dengan Majelis Pendidikan PDM Surakarta untuk memakmurkan Masjid Balai Muhammadiyah, khususnya di bulan Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan berlangsung beberapa malam selama Ramadan guna menyemarakkan syiar Islam dan memperkuat pemahaman siswa tentang Kemuhammadiyahan, terutama terkait sejarah dan posisi strategis Keprabon sebagai salah satu titik penting gerakan Muhammadiyah.
Tausiah pada malam tersebut diisi oleh Drs. Joko Sarjono dari Majelis Tabligh, yang memberikan materi penguatan Kemuhammadiyahan. Antusiasme siswa terlihat dari kekhidmatan mereka dalam mengikuti rangkaian ibadah dan kajian.
Antusiasme Siswa dan Guru Pendamping
Guru Pendamping sekaligus Guru Pendidikan Agama Islam SMA Muhammadiyah PK Kottabarat, Muhammad Khoirul Safa’at, mengungkapkan apresiasinya atas semangat para siswa.
“Alhamdulillah anak-anak sangat antusias dan mengikuti kegiatan dengan khidmat. Mereka menyimak materi tentang keislaman dan Kemuhammadiyahan dengan baik. Mudah-mudahan setelah lulus nanti, ketika kuliah maupun sudah dewasa, mereka tetap mengingat Muhammadiyah,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan siswa kelas X turut membagikan kesan mereka. Azharamazaya menyampaikan bahwa pengalaman Tarawih Bersama di Masjid Balai Muhammadiyah terasa seru dan menambah pengalaman baru.
Nada Naufa Hanifah menambahkan bahwa kegiatan tersebut menyenangkan serta menambah wawasan keislaman bersama teman-teman, sekaligus menumbuhkan semangat untuk lebih rajin beribadah di masjid.
Jasmine Atika Salima Nazida juga menyampaikan bahwa beribadah bersama teman membuat suasana lebih bersemangat dan tidak mudah merasa bosan.
Penguatan Identitas dan Karakter Bermuhammadiyah
Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat, Upik Mairina, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan perdana mengikuti Tarawih Bersama hasil kolaborasi Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas dan Majelis Pendidikan PDM Surakarta.
“Alhamdulillah SMA Muhammadiyah Program Khusus mendapatkan kesempatan perdana Tarawih Bersama. Semoga materi yang diberikan semakin memantapkan anak-anak dalam bermuhammadiyah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjalankan ibadah Ramadan, tetapi juga semakin memahami nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi pembentukan karakter. Sinergi antarmajelis di lingkungan PDM Surakarta ini menjadi langkah strategis dalam memakmurkan masjid sekaligus menanamkan semangat dakwah dan kaderisasi di kalangan generasi muda Muhammadiyah.
Kegiatan Tarawih Bersama ini akan terus berlanjut selama Ramadan dengan melibatkan sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya di Surakarta, sebagai bagian dari komitmen memperkuat syiar Islam dan dakwah persyarikatan di Kota Surakarta. (*)
