SOLO, MENARA62.COM — Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta berkolaborasi dengan Majelis Pendidikan PDM Surakarta menggelar kegiatan Tarawih Bersama Siswa Sekolah Muhammadiyah Surakarta dan Penguatan Al Islam & Kemuhammadiyahan (AIK) di Masjid Balai Muhammadiyah Surakarta, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini diikuti siswa dari sejumlah sekolah Muhammadiyah tingkat SMP, yakni SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, SMP Muhammadiyah 1 Simpon, SMP Muhammadiyah 2 Surakarta, dan SMP Muhammadiyah Alam Surya Mentari. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan nilai-nilai keislaman sekaligus pemahaman ideologi Muhammadiyah bagi para pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, penguatan materi AIK disampaikan oleh Ustaz H. Abdur Rochim dari Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta. Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami ajaran Islam secara benar sekaligus mengenal sejarah, nilai, dan gerakan dakwah Muhammadiyah.
Menurutnya, penguatan AIK bagi pelajar menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak, berilmu, dan memiliki komitmen terhadap dakwah persyarikatan.
“Pemahaman Al Islam dan Kemuhammadiyahan harus ditanamkan sejak dini agar para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter keislaman yang kuat,” ujarnya dalam kajian tersebut.
Kegiatan yang dikemas dengan suasana interaktif itu mendapat respons positif dari para siswa. Mereka mengaku memperoleh banyak wawasan baru sekaligus pengalaman spiritual melalui tarawih bersama di Masjid Balai Muhammadiyah Surakarta.
Salah satu peserta, Anabella Mersia Widianto, siswi kelas 8D SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kajian ini sangat seru dan bermanfaat. Kami jadi lebih memahami ajaran Islam sekaligus mengenal latar belakang Muhammadiyah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Laras Kinanti Asmoro yang menilai materi kajian disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pelajar.
“Kajiannya mudah dipahami dan menambah ilmu kami tentang Muhammadiyah,” katanya.
Sementara itu, Afika Nurkusumasari menilai kegiatan tersebut memberi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkaya pengetahuan keislaman.
“Materinya mudah dicerna dan seru, sehingga menambah pengetahuan kami,” ungkapnya.
Para siswa berharap kegiatan tarawih dan penguatan AIK seperti ini dapat terus digelar secara rutin. Mereka juga mendoakan agar Muhammadiyah semakin maju dan memberikan manfaat luas bagi umat.
Melalui kegiatan ini, Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas bersama Majelis Pendidikan PDM Surakarta berharap dapat memperkuat sinergi antar-sekolah Muhammadiyah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan. (*)

