26.1 C
Jakarta

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Baca Juga:

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025

SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025. Peraturan ini tentunya menuntut Jawa Tengah untuk ikut menyukseskan gerakan tersebut. Hal ini disampaikan Ir. Tri Astuti, Ka. Bid . Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah pada Webinar Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 pada Jumat (26/02) malam.

Ir. Tri Astuti, Ka. Bid . Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Jawa Tengah

Menurut Tri Astuti, bebas sampah bukan berarti tidak boleh menghasilkan sampah sama sekali. Namun maksudnya sampah yang dihasilkan harus dikelola dengan baik. Sebanyak 30% sampah terkurangi dan 70% sampah tertangani. “Boleh menghasilkan sampah. Tapi harus dikelola dengan cara pengurangan ataupun penanganan,”ujar Tri Hastuti yang kerap dipanggil Tuti.

Tri Astuti mencontohkan upaya pengurangan sampah bisa dilakukan dari skala rumah tangga. Misalnya, dengan membawa tas sendiri ketika berbelanja. Bisa juga dengan membawa rantang sendiri ketika memesan makanan.

Dengan upaya pengelolaan tersebut, lanjut Tri, diharapkan dapat mengurai sumber permasalahan sampah. Pasalnya, masa aktif lokasi TPA di Jawa Tengah banyak yang akan berakhir. Sehingga perlu adanya lahan TPA yang baru. Padahal menurut PP Nomor 81 Tahun 2012, lokasi TPA jaraknya minimal harus 1 km dari permukiman penduduk. “Kalau TPA sudah penuh dan tidak bisa dioperasionalkan lagi, sampah mau diproses di mana lagi?” ungkapnya melalui Zoom Meeting.

Dalam pemaparannya yang berjudul “Potret Sampah di Jawa Tengah: Upaya Pencegahan dan Mitigasinya”, Tuti menjelaskan upaya DLHK dalam capaian pengurangan sampah sebanyak 19.08% pada tahun 2019. Sedangkan untuk capaian penanganan masih sangat jauh dari harapan yang seharusnya 75% akan tetapi baru terealisasi 49.05% di tahun 2019.

Lebih lanjut Tuti berharap masyarakat dapat berkontribusi dengan tidak sekedar berprinsip ‘kumpul-angkut-buang’ sampah. Melainkan sampah harus benar-benar habis diolah di tingkat desa. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisasi biaya pengelolaan sampah di TPA.

Peran dari organisasi ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah juga diharapkan mampu menjadi penggerak. “Disini ada organisasi ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah. Kami berharap bisa menjadi mitra kader-kader lingkungan. Kader-kader penggerak masyarakat,”terang Tuti.

Dengan sinergi dari semua pihak, pengelolaan sampah bisa dituntaskan sehingga misi Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 bisa terwujud. (Af-LLHPB Jateng)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

Kurangi Emisi, Penggunaan Sumber Energi Terbarukan Mendesak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, yang juga Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) menerangkan urgensi dan rencana...