30 C
Jakarta

UMS Dampingi PCNA Colomadu Perkuat Kepemimpinan dan Literasi Digital

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Tim Pengabdian dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Penguatan Kapasitas Anggota Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiah melalui Program Literasi Digital dan Kepemimpinan Sosial” pada Senin (24/3) di Gedung MI Muhammadiyah Bolon, Colomadu.

 

Kegiatan ini diikuti sekitar 75 peserta yang terdiri dari pengurus Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiah (PCNA), utusan ranting, serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Colomadu.

 

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan bagi generasi muda di tengah era digital dan globalisasi. Saat ini, kepemimpinan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan, berpikir kritis, serta integritas dan tanggung jawab sosial.

 

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UMS, Siti Fatimah, S.E., M.Si., mengatakan, berbagai survei menunjukkan bahwa masih banyak pemuda yang belum mendapatkan pelatihan maupun pendampingan yang memadai dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan, baik secara formal maupun informal.

 

“Di sisi lain, perkembangan media sosial turut memengaruhi cara pandang remaja terhadap kepemimpinan. Media sosial memang dapat menjadi ruang inspirasi melalui berbagai tokoh dan figur publik,” kata dia, Sabtu (7/3).

 

Tetapi, lanjutnya, tekanan untuk tampil sempurna atau sekadar menjadi populer di dunia maya kerap mengaburkan makna kepemimpinan yang sesungguhnya. Akibatnya, sebagian remaja lebih berfokus pada citra diri di media sosial dibandingkan membangun kepemimpinan yang otentik di kehidupan nyata.

 

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian UMS berupaya memberikan penguatan pemahaman terkait kepemimpinan sosial sekaligus literasi digital bagi anggota Nasyiatul Aisyiyah.

 

Siti Fatimah, S.E., M.Si. dalam kesempatan tersebut mengangkat topik mengenai kepemimpinan sosial. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran pengurus dan anggota PCNA dalam menghadirkan gagasan serta program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.

 

“Kepemimpinan sosial menuntut kemampuan untuk peka terhadap persoalan di masyarakat serta menghadirkan solusi melalui program yang berdampak,” ungkapnya.

 

Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Ahmad Baihaqi Ekasaputra, S.E., M.SEI., yang membahas tentang literasi digital bagi anggota PCNA. Ia menekankan pentingnya kemampuan memilah dan memverifikasi informasi di tengah derasnya arus berita di media digital.

 

Menurutnya, literasi digital menjadi bekal penting agar generasi muda, khususnya kader Nasyiatul Aisyiyah, mampu menggunakan media sosial secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.

 

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Diskusi interaktif pun berlangsung aktif, menunjukkan tingginya minat anggota PCNA dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan literasi digital mereka. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!