UMS dan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Perkuat Kolaborasi Perpustakaan

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperluas kolaborasi kelembagaan untuk memperkuat layanan perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran perguruan tinggi. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.

 

Kerja sama ini diarahkan untuk memperluas akses sumber informasi, meningkatkan ketersediaan bahan pustaka, serta mengembangkan layanan perpustakaan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman pengelolaan antarlembaga.

 

Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., mengatakan kolaborasi tersebut menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

 

“Kolaborasi antarlembaga perpustakaan menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mengembangkan layanan yang semakin berkualitas,” ungkap Maria, Rabu (4/11/2026).

 

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi berlanjut melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi pengguna perpustakaan.

 

Menurutnya, sinergi antarlembaga dapat memperluas akses terhadap sumber informasi dan referensi akademik. Ketersediaan bahan pustaka yang lebih beragam menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang proses pembelajaran, penyusunan karya ilmiah, hingga pengembangan penelitian.

 

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Nur Fitriaana, S.I.Pust., M.Pd., menjelaskan bahwa kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang strategis.

 

Ruang lingkup kolaborasi meliputi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penyediaan sumber informasi dan bahan pustaka, serta pengembangan sumber pembelajaran.

 

“Ruang lingkup tersebut memberikan peluang bagi kedua institusi untuk merancang kegiatan bersama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pengguna perpustakaan. Pertukaran sumber informasi dan pengalaman pengelolaan juga diharapkan menjadi sarana pengembangan kapasitas layanan masing-masing institusi,” ujarnya.

 

Setelah penandatanganan MoU dan penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara kedua pihak. Forum tersebut dimanfaatkan untuk membahas peluang pengembangan kerja sama sekaligus mengidentifikasi program-program yang dapat segera ditindaklanjuti.

 

Bagi UMS, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem akademik melalui pengembangan layanan informasi yang semakin terbuka dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.

 

Perpustakaan kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan penyedia bahan bacaan, tetapi juga menjadi pusat pengetahuan yang mendukung aktivitas mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

 

Melalui jejaring kelembagaan tersebut, UMS juga berpeluang berbagi praktik pengelolaan perpustakaan sekaligus mengembangkan inovasi layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia pendidikan.

 

Penandatanganan MoU dilaksanakan pada Senin (27/10/2026) di Ruang Meeting dan Diskusi Siti Badilah, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi terjalinnya kerja sama kedua institusi.

 

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun ekosistem berbagi pengetahuan sekaligus memperluas manfaat layanan perpustakaan bagi dunia pendidikan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!