27.4 C
Jakarta

UMS Gelar Baitul Arqam di Ranting Krakitan, Klaten

Baca Juga:

KLATEN, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan survei lokasi pelaksanaan Baitul Arqam Pimpinan yang rencananya akan digelar pada 7–10 Januari 2026 mendatang. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di MTs Muhammadiyah PK Bayat, yang berada di bawah naungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Krakitan, Kabupaten Klaten.

Koordinator dari UMS yang juga Kabid Kaderisasi, Pembinaan Ortom, dan Beasiswa Kader LP3A UMS, Azizah Fatmawati, M.Cs., S.T., menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di tingkat ranting ini merupakan langkah UMS untuk semakin mendekatkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dengan basis jamaah di tingkat bawah.

“Selama dua tahun terakhir, Baitul Arqam dosen dan tendik sudah mulai dilaksanakan di cabang dan ranting. Untuk periode ini kami mencoba mengusulkan agar Baitul Arqam pimpinan juga dilaksanakan di ranting. Alhamdulillah disetujui BPH, sehingga kami memilih Klaten, tepatnya di Ranting Krakitan yang juga mendapatkan nominasi award dari LPCR,” jelasnya saat diwawancarai pada Senin, (5/1).

Azizah mengungkapkan, survei lokasi telah dilakukan beberapa waktu lalu dengan mempertimbangkan beberapa alternatif. Selain Krakitan, pilihan lain sempat mengarah ke SMK Muhammadiyah 2 Jatinom. Namun, faktor aksesibilitas peserta menjadi pertimbangan utama, mengingat sebagian besar peserta berusia di atas 45 tahun. Fasilitas aula yang berada di lantai atas dinilai kurang ramah bagi peserta.

Dari hasil survei, pihak UMS menilai fasilitas di MTs Muhammadiyah PK Bayat telah memenuhi kebutuhan kegiatan. Lokasi tersebut memiliki aula kegiatan, masjid yang representatif, serta ruang-ruang pendukung termasuk ruang sekretariat, transit pembicara, hingga ruang tidur peserta dan panitia. Penyesuaian teknis dilakukan karena peserta akan menempati ruang kelas sebagai lokasi istirahat.

Jumlah pimpinan UMS yang direncanakan mengikuti kegiatan ini mencapai 51 orang. Sementara itu, pimpinan BPH UMS bersifat tentatif mengikuti kegiatan, meskipun sejumlah nama tetap dijadwalkan menjadi pembicara dalam agenda penguatan ideologi dan kepribadian Muhammadiyah tersebut.

Pada teknis pelaksanaannya, UMS mempercayakan pengelolaan penuh kegiatan kepada Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. LP3A UMS bertindak sebagai panitia pelaksana di tingkat kampus yang bertanggung jawab langsung kepada Wakil Rektor III UMS.

Azizah menambahkan, pelaksanaan Baitul Arqam di ranting ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi nyata antara UMS dengan struktur Muhammadiyah di tingkat akar rumput. Hal ini sejalan dengan semangat program One Dosen One AUM yang terus digelorakan UMS untuk memperkuat kontribusi dosen dalam amal usaha Muhammadiyah.

Koordinator tuan rumah dari PRM Krakitan, Agus Wibawanta, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lokasi sebaik mungkin untuk menyambut kegiatan tersebut. Gotong royong dilakukan bersama Kokam untuk membersihkan dan menata fasilitas sejak beberapa hari sebelumnya.

“Hingga saat ini, kesiapan lokasi diperkirakan telah mencapai 90 persen,” kata Agus.

Agus menjelaskan bahwa selain aula dan ruang kelas, PRM Krakitan juga menyiapkan ruang panitia, ruang makan, ruang transit pembicara, serta delapan toilet. Untuk keperluan ibadah, peserta akan memanfaatkan Masjid Agung At-Taqwa yang berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari MTs Muhammadiyah PK Bayat.

Ia menambahkan, pelaksanaan Baitul Arqam Pimpinan di lingkungan ranting ini menghadirkan suasana berbeda dibanding pelaksanaan sebelumnya yang banyak digelar di hotel atau kawasan wisata.

“Pengalaman ini diharapkan menjadi ajang refleksi sekaligus nostalgia para pimpinan yang pernah menjalani proses kaderisasi pada masa muda,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!