32.2 C
Jakarta

USIP Teken Kerja Sama dengan Kampus Negeri Filipina

Baca Juga:

FILIPINA, MENARA62.COM — Universitas Islam Pemalang (USIP) memperluas jejaring akademik ke tingkat Asia Tenggara. Kampus asal Pemalang itu menjadi tamu undangan ASEAN Festival 2026 di Pampanga State University, Filipina, Jumat (25/9/2026).

 

Momentum tersebut dimanfaatkan USIP untuk menandatangani kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MOU) dan Memorandum of Agreement (MOA) dengan Pampanga State University.

 

Delegasi USIP dipimpin Ketua Yayasan USIP Heriyanto. Turut hadir Wakil Rektor III USIP Dr. Srifariyati dan Rochmaniyah dari Office of International Affairs USIP.

 

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah USIP memperluas koneksi akademik internasional. Sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan meliputi pendidikan, penelitian, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan program akademik.

 

Punya Sejarah Panjang

 

Pampanga State University merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Filipina yang memiliki sejarah panjang. Berdasarkan laman resmi universitas, institusi tersebut bermula dari Escuela de Artes y Oficios de Bacolor yang didirikan pada 4 November 1861.

 

Lembaga tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan vokasi tertua di kawasan Far East dan kini berstatus sebagai perguruan tinggi negeri.

 

Bagi USIP, kerja sama dengan institusi yang memiliki sejarah panjang tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi kampus dalam jejaring pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

 

Ketua Yayasan USIP Heriyanto mengatakan, kerja sama internasional merupakan bagian dari upaya membawa kampus daerah agar memiliki ruang untuk berkontribusi di tingkat regional.

 

“Ini sebuah kehormatan bagi USIP. Kami datang dari kampus daerah yang sedang bertumbuh, tetapi kami memiliki keberanian untuk membuka pintu kerja sama dan menembus batas-batas negara,” kata Heriyanto.

 

Menurut dia, internasionalisasi perguruan tinggi bukan sekadar membawa nama kampus ke luar negeri. Hal yang lebih penting adalah memastikan kerja sama tersebut memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan dosen.

 

Karena itu, MOU dan MOA dengan Pampanga State University diharapkan menjadi pintu masuk bagi program yang lebih konkret.

 

Di antaranya mobilitas mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, pengembangan akademik, serta berbagai kegiatan pendidikan lintas negara.

 

Dari Pemalang ke Filipina

 

Penyambutan delegasi USIP di Pampanga State University berlangsung istimewa. Sejumlah pejabat tinggi universitas hadir dalam agenda tersebut sebagai bentuk penerimaan dan penghargaan terhadap kerja sama kedua institusi.

 

Bagi USIP, kehadiran dalam ASEAN Festival 2026 sekaligus menjadi penanda bahwa perguruan tinggi yang tumbuh dari Pemalang memiliki peluang membangun jejaring akademik yang lebih luas.

 

Dari Pemalang menuju Filipina, USIP ingin menunjukkan bahwa batas geografis tidak harus menjadi batas dalam pengembangan pendidikan tinggi.

 

“USIP ingin tumbuh dari Pemalang, tetapi tidak berhenti hanya di Pemalang. Kami ingin kampus ini memiliki kontribusi bagi daerah, Indonesia, dan pada saat yang sama mampu hadir dalam percakapan akademik internasional,” ujar Heriyanto.

 

Penandatanganan MOU dan MOA dengan Pampanga State University menjadi salah satu langkah USIP membangun ekosistem kerja sama internasional.

 

Kerja sama tersebut diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi sivitas akademika USIP untuk belajar, bertukar pengalaman, serta berkolaborasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!